Kampanye Lingkungan

Coral Day 2019: Suara Pulau Ajak Masyarakat Peduli Kehidupan Alam Untuk Anak dan Cucu

Yayasan Suara Pulau melakukan kegiatan Coral Day 2019 di Pulau Bangka, ada tarian Katrili, makan bersama, dan pengikatan janur di artificial reef.

Tribun Manado/Paschalis Serty
Coral Day 2019 di Pulau Bangka 

Ia juga menjual air mineral seharga Rp 8 ribu per botol.

Dagangannya langsung habis terjual dalam waktu 10 menit.

"Saya bawa 20 bungkus dan langsung habis," tambahnya.

Masyarakat sendiri juga memiliki kegiatan khusus yang disebut Jumat Bersih, dimana warga melakukan pembersihan lingkungan seperti mengangkat dan membuang sampah pada tempatnya.

Menurut salah seorang warga Lihunu, Feni, warga merasa sangat senang dan menyambut baik kegiatan Coral Day yang diadakan tiap tahun ini.

Ia berharap supaya lingkungan tetap aman dan jauh dari sampah.

"Semoga Laut tetap aman dan jauh dari sampah yang mengganggu perkembangan biota laut," ucap Guru Agama di SMP Gmim 66 Lihunu.

Kegiatan ini ditutup oleh Kaka dengan menyanyikan beberapa lagu Slank, salah satunya Kamu Harus Pulang.

Opan, salah seorang peserta asal Palu, Sulawesi Tengah, merasa senang bisa mengikuti kegiatan Coral Day 2019.

"Acaranya melebihi ekspektasi saya sebelumnya, keren banget," tuturnya.

Selain karena ingin melihat Kaka secara langsung, ia juga tertarik mengikuti Coral Day 2019 karena melihat antusias netizen di Facebook mengenai kegiatan ini.

"Sebenarnya saya ingin melihat proses penurunan kerangka dugong tadi ke laut, pasti akan lebih seru," ujar Opan.

Meski demikian, ia berharap kegiatan ini akan terus dilakukan setiap tahun dengan konsep yang lebih menarik lagi.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved