Berita

Heboh Hiu Makan Manusia, Kaka Slank Sebut Tidak Mungkin

Heboh seorang turis Inggris ditemukan dalam perut hiu, Kaka Slank sebut kalau hiu tidak mungkin memakan manusia karena bukan rantai makanannya.

Tribun Manado/Paschalis Serty
Kaka Slank Saat Kegiatan Coral Day 2019 di Pulau Bangka 

TRIBUNTRAVELMANADO.COM - Akhadi Wira Satriaji atau yang akrab disapa Kaka Slank menyebutkan kalau hiu tidak mungkin memakan manusia di laut, Sabtu (2/11/2019).

Hal ini disampaikan Kaka saat ia sedang berkunjung ke Pulau Bangka, Sulawesi Utara dalam rangka kegiatan Coral Day 2019 yang diadakan oleh Yayasan Suara Pulau dan Mimpi Indah Resort.

Baru-baru ini netizen dihebohkan oleh penemuan empat hiu yang tewas di pesisir Pantai Reunion, Laguna Samudra Hindia.

Saat dibedah, ditemukan sebuah tangan di salah satu perut hiu tersebut yang disinyalir milik salah seorang turis Inggris yang bernama Richard Martyn Turner (44).

Kak sendiri berpendapat bahwa manusia bukanlah bagian dari rantai makanan hiu, sehingga persepsi kalau hiu memakan manusia itu salah.

"Kalau salah makan itu tidak mungkin, tapi kalo menggigit untuk perlindungan diri karena merasa terancam itu bisa jadi," ujarnya kepada Tribunmanado.co.id.

Menurutnya, makanan hiu itu adalah ikan-ikan kecil yang ada di lautan.

"Hiu memang sensitif terhadap bau darah, tapi mereka bisa membedakan mana bau darah yang memang berasal dari rantai makanan mereka dan mana yang bukan," tambahnya.

Pentolan Slank yang hobi menyelam atau diving ini menceritakan kalau setiap ia melakukan diving di Pulau Bangka selalu bertemu dengan hiu.

Ia tidak pernah merasa terancam karena hiu tersebut hanya lewat saja tanpa menunjukkan tanda-tanda seperti akan memangsa dirinya.

"Tidak perlu merasa takut, hiu itu tidak mungkin ada di permukaan atas laut. Merubah persepsi mengenai hiu memakan manusia itu penting supaya mereka juga tidak merasa terancam saat bertemu manusia," tutupnya.

Dilansir dari Dailymail.co.uk, penemuan tangan Richard sendiri sudah dikonfirmasi oleh istrinya melalui cincin yang masih menempel pada bagian jari.

Richard dinyatakan menghilang setelah melakukan snorkling di Hermitage Lagoon, di pantai Reunion, wilayah luar negeri Perancis saat berlibur untuk merayakan ulang tahun pernikahan ke-40.

Ia dan istri menginap di resort bintang lima Lux Réunion di Saint-Gilles.

Autopsi jasad Richard akan dilakukan untuk mencari tahu apakah dia mati karena gigitan hiu, tenggelam, atau karena serangan jantung dan sudah mati sebelum diserang ikan buas itu.

Hermitage Lagoon sendiri selama ini dianggap aman bagi perenang karena perairannya yang tenang dan dangkal kurang dari 6 kaki, serta terumbu karang yang lebat yang berfungsi sebagai penghalang untuk mencegah hiu berkeliaran di sekitar lokasi itu.

Di Pantai Hermitage, dekat dengan kota Saint-Paul, terdapat salah satu tempat wisata paling populer di Reunion yang berjarak 500 mil di sebelah timur Madagaskar.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved