Kuliner Dunia

Respiro del Diavolo, Es Krim Napas Setan Paling Berbahaya di Dunia

Respiro del Diavolo adalah es krim paling berbahaya yang dikenal sebagai napas setan. Memiliki tingkat kepedasan 1.569.300 SHU menurut skala Scoville.

The Denizen
Ilustrasi 

TRIBUNMANADOTRAVEL.COM - Mayoritas orang gemar mengkonsumsi es krim.

Rasanya yang manis membuat es krim disukai oleh banyak pecinta kuliner.

Namun apa jadinya jika es krim yang dimakan justru membahayakan tubuh?

Saking bahayanya, es krim ini bahkan dapat membuat penikmatnya dilarikan ke rumah sakit.

Dilansir TribunTravel dari laman odditycentral.com pada Jumat, (20/12/2019), ada satu es krim yang sangat berbahaya di dunia.

Namanya Respiro del Diavolo atau lebih dikenal sebagai napas setan.

Sesuai namanya, es krim ini terbuat dari berbagai macam cabai pedas.

Martin Bandoni, pemilik Aldwych Cafe and Ice Cream Parlour, Glascow, Skotlandia, yang pertama kali menciptakannya.

Dia mengklaim es krim itu terbuat dari resep rahasia yang dijaga ketat selama berabad-abad.

Meski rasanya sangat pedas, namun es krim buatannya tak pernah sepi pelanggan.

Bahkan banyak pelanggan dari Inggris mampir untuk mencobanya.

"Resep ini berasal dari Italia," kata Lee Bandoni, saudara Martin, mengatakan," Resepnya sangat rahasia, hanya sedikit yang tahu."

Kamu mungkin bertanya-tanya, seberapa panas Respiro del Diavolo sebenarnya.

Tingkat kepedasannya mencapai 1.569.300 SHU menurut skala Scoville.

Untuk referensi, Lada Carolina Reaper yang sampai saat ini dikenal sebagai lada terpedas di dunia, memiliki skala antara 1,4 juta dan 2,2 juta.

Bisa dibayangkan seberapa pedasnya es krim ini.

Hanya pelanggan berusia lebih dari 18 tahun dan menandatangani perjanjian yang boleh mencobanya.

Produksi es krim ini terbatas, sehingga pelanggan harus memesannya terlebih dahulu.

Bagaimana?

Berani mencobanya?

BACA JUGA :

Libur Natal dan Tahun Baru, Garuda Tawarkan Tiket Murah, Promo Hingga 40%

Barang Hilang di Bagasi Pesawat? Ini Langkah-Langkah yang Harus Dilakukan

Wrapping Koper Saat Berpergian Dengan Pesawat, Perlukah?

TONTON JUGA :

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved