News

Penumpang Mabuk Timbulkan Kegaduhan di Pesawat, Wanita Ini Sebut 'Penerbangan Neraka'

Sejumlah turis mabuk dan membuat onar di dalam pesawat. Dua orang penumpang menyebutnya 'penerbangan neraka'. Polisi dipanggil dan mereka diamankan.

dailymail.co.uk
Penumpang Mabuk Timbulkan Kegaduhan di Pesawat, Wanita Ini Sebut 'Penerbangan Neraka' 

TRIBUNMANADOTRAVEL.COM - Sejumlah turis mabuk dan muntah di pesawat, akibatnya timbul kekacauan dan digambarkan sebagai 'penerbangan neraka' oleh dua orang penumpang.

Melansir dari mirror.co.uk (9/7/2019), Aneta Zukow (24), dan kekasihnya, Piotr Nesan (32), sedang dalam penerbangan dari Manchester ke Zadar, Kroasia.

Video menunjukkan banyak orang membuat kekacauan dalam penerbangan tiga setengah jam yang tertunda karena awak kabin berjuang untuk mengendalikan kegaduhan bahkan sebelum pesawat lepas landas.

Polisi akhirnya dipanggil saat mereka bersenang-senang dan berpesta di bandara.

Sebuah video menjijikkan menunjukkan seorang pria muda muntah di sekujur tubuhnya dan di lorong pesawat ketika pasangannya memegang tas.

Kemudian dia terlihat pingsan di kursinya, teman-temannya terus berteriak dan menjerit.

Aneta dan rekannya mengatakan bahwa hampir seluruh penerbangan dipenuhi dengan orang-orang yang pergi ke festival.

Dia mengatakan banyak pengunjung festival mengabaikan keselamatan dan berteriak pada anggota kelompok lainnya selama diberikan petunjuk keselamatan.

Dia menggambarkannya seperti berada di "klub malam tanpa musik" dan mengatakan tiga pria ditangkap oleh polisi di Kroasia begitu pesawat mendarat.

Penumpang Mabuk dan Muntah
Penumpang Mabuk dan Muntah (The Sun)

Aneta, dari Leeds, duduk tepat di tengah-tengah kelompok yang bepergian ke Kroasia untuk liburan dua minggu.

"Rasanya seperti berada di hutan dengan binatang liar," katanya

"Kejadian itu seperti neraka di bumi. Itu adalah penerbangan terburuk dalam hidupku. Benar-benar mengerikan."

"Satu-satunya cara saya bisa menggambarkannya adalah seperti berada di 'klub malam tanpa musik', hanya saja berada di ketinggian 10.000 kaki di atas tanah."

"Mereka berteriak, kru pesawat tidak bisa menenangkan mereka."

"Mereka tidak bisa dikendalikan. Tidak ada yang bisa menenangkan mereka. Itu benar-benar tidak dapat diterima."

"Mereka semua mabuk. Kru kabin mengancam akan melemparkan mereka beberapa kali."

"Mereka pada dasarnya mengadakan pesta di pesawat. Mereka seperti binatang."

"Jelas mereka mabuk ketika mereka naik ke pesawat."

"Polisi datang ketika kami mendarat sebelum ada yang diizinkan turun."

"Tiga dari mereka dibawa pergi. Mereka ditangkap."

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved