Tips

3 Tips Menghadapi Banjir Saat Berwisata

Musibah kadang tidak dapat kita prediksi datangnya, seperti banjir di musim penghujan. Maka traveler perlu melakukan antisipasi jika ingin berwisata.

KOMPAS/RONY ARIYANTO NUGROHO
Ilustrasi Banjir 

TRIBUNMANADOTRAVEL.COM - Siapapun tentu tidak ingin mengalami musibah saat berwisata.

Tapi, musibah terkadang tidak dapat diprediksi, maka kita perlu melakukan antisipasi sebelum melakukan perjalanan.

Salah satunya bencana banjir yang kerap datang kala musim penghujan.

Dilansir dari World Nomads, ada beberapa hal yang dapat dilakukan saat banjir dan bagaimana memaksimalkan peluang untuk bertahan hidup.

Bukan hanya di Indonesia, beberapa tahun terakhir banjir juga melanda beberpa negara yang sering menjadi tujuan berwisata, seperti Brasil, Filipina dan Sri Langka.

Berikut tips menghadapi banjir yang dirangkum oleh pakar keamanan perjalanan dari World Nomads:

1. Mempersiapkan diri saat akan datang banjir

Kamu harus sudah menyiapkan peralatan darurat yang berisi pertolongan pertama, air, senter, makanan, obat-obatan, dan kontak darurat.

Kamu harus mempersiapkan alat-alat tersebut walalupun daerahmu tidak masuk kawasan rawan banjir.

Sebab perlatan tersebut juga berguna untuk kondisi darurat lain.

Lalu kamu dapat mempersiapkan dengan mengetahui ke mana harus pergi jika terjadi keadaan darurat.

Lihat geografi di sekitar tempat tinggalmu.

Adakah dataran tinggi dan ketahui dari mana air akan datang.

Sebuah analisis cepat bisa menjadi penting jika banjir datang.

Usahakan mengikuti perkembangan berita tentang daerah tempatmu menginap dan periksa situs web.

Bicarakan dengan penduduk setempat, dan perhatikan radio atau TV.

2. Hal yang dilakukan saat sedang terjebak banjir

Pertama, sangat penting bagimu untuk tetap waspada dan memperhatikan setiap pemberitahuan evakuasi yang disampaikan oleh layanan darurat.

Siapkan dirimu saat pihak keamanan menyuruhmu mengevakuasi diri.

Walaupun mungkin ada beberapa situasi yang membutuhkan evakuasi, tidak semua orang perlu meninggalkan tempat mereka jika terjadi banjir.

Terutama hotel atau apartemen berlantai dua yang berakhir hanya air yang tergenang di lantai bawah.

Meskipun kamu berada di apartemen, tetaplah waspada.

Pastikan kamu mendapat asupan makanan yang cukup, mengingat kamu bisa terdampar selama berhari-hari di sana.

Jika kamu terjebak di dalam ruangan dan perlu bantuan, gantung kain putih di luar jendela.

Kamu bisa melambaikannya di atap sehingga layanan darurat dapat melihatmu.

3. Hal yang dilakukan saat kamu pergi dari tempat penginapan

Keadaan bisa mencapai titik yang mengharuskan kamu untuk meninggalkan tempat tinggal.

Jika itu terjadi ada beberapa hal yang harus kamu ingat.

Pertama gunakan baju dan jaket, kemudian sepatu yang kuat. Semakin tahan air semakin baik.

Lalu ambil secukupnya persediaan untuk beberapa hari, tetapi tinggalkan barang bawaan yang besar.

Jika kamu terjebak dalam banjir, kamu tidak ingin memiliki peralatan rumit yang membebanimu.

Tinggalkan pakaian yang kamu nilai terlalu berat.

Sebelum melewati banjir, perhatikan dengan jelas medan di depan.

Barang-barang di dalam air seperti mobil dapat berbaya.

Selalu berjalan di tengah, jangan berjalan di bagian tepi untuk menghindari selokan atau tiang listrik.

Selain itu arus sungai tidak dapat ditebak, walapun arusnya tenang hal itu cukup untuk menghanyutkan tubuhmu.

Hal yang terbaik adalah kamu harus menemukan tempat yang tinggi yang bisa membuatmu bertahan di sana.

Saat kamu mengevakuasi diri pastikan makanan, air minum cukup bagimu untuk beberapa waktu kedepan dan taruh di tempat kedap air.

BACA JUGA :

Batas Menyimpan Makanan di Dalam Kulkas, Daging Tahan 1 Tahun, Telur 1 Bulan

Viral! Turis Indonesia Sebabkan Kereta Shinkansen Jepang Terlambat 10 Menit

5 Penemuan Brilian yang Mengubah Pariwisata Dunia, Mulai Dari GPS Hingga Kartu Kunci Hotel

TONTON JUGA :

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved