News

Pasca Serangan AS ke Iran, Ini Imbauan Bagi Wisatawan yang Ingin Berlibur ke Luar Negeri

Pasca serangan udara AS di Iran, kantor luar negeri dari berbagai negara memberikan saran perjalanan bagi para wisatawan jika ingin liburan ke Turki.

Instagram @ry.houlihan
Love Valley, Capadoccia, Turki 

TRIBUNMANADOTRAVEL.COM - Pasca serangan udara Amerika Serikat di Iran, kantor luar negeri dari berbagai negara memberikan saran perjalanan bagi para wisatawan.

Pasalnya, akibat serangan tersebut Jendral Qasem Soleimani yang merupakan perwira militer senior Iran menjadi korban.

Hubungan kedua negara pun semakin memanas.

Saat ini, turis diberitahu untuk tetap waspada jika ingin berlibur ke negara-negara terkait serangan tersebut.

Termasuk negara tetangga atau berbatasan dengan wilayah konflik.

Wisatawan diimbau lebih waspada saat liburan ke Turki.

Saran perjalanan yang sama juga dikeluarkan untuk Mesir dan Dubai.

Turki berbatasan dengan Suriah, Irak dan Iran yang menyebabkan kekhawatiran wisatawan yang ingin liburan ke sana.

Pemerintah Inggris, misalnya, mereka memperingatkan warga Inggris agar berhati-hati di kawasan itu setelah serangan Amerika Serikat di Baghdad pada 3 Januari 2019 lalu.

Warga diminta terus memantau perkembangan terbaru, termasuk melalui media online dan saran perjalanan yang dikeluarkan kantor luar negeri.

Serangan udara yang dilakukan Amerika Serikat di Iran bisa berpengaruh pada wisatawan di negara-negara tetangga, khususnya Turki yang menjadi tujuan utama wisatawan untuk berlibur.

Banyak turis dari berbagai negara menjadikan Turki sebagai destinasi wisata musim dingin.

Khususnya Bodrum, Antalya dan Istanbul, kota-kota popoler yang banyak dikunjungi wisatawan saat liburan ke Turki.

Saat ini bahkan banyak penawaran tiket penerbangan murah yang ditawarkan oleh berbagai maskapai.

Misalnya maskapai ternama Inggris, British Airways yang baru saja membuka rute penerbangan baru ke Antalya musim panas tahun ini.

Saat musim dingin, jumlah wisatawan yang liburan ke Turki pun meningkat.

Selain itu, Turki juga menjadi alternatif bagi wisatawan yang ingin liburan ke Eropa dengan biaya lebih murah.

Bagi wisatawan yang berencana liburan ke Turki, disarankan untuk membuat visa elektronik.

Hal ini dikarenakan ada beberapa turis yang mengklaim bahwa mereka ditolak di bandara karena tidak punya visa elektronik.

BACA JUGA :

5 Tiket Murah Liburan Tahun Baru Imlek 2020 ke Beijing, Harga Mulai Rp 3,1 Juta

Indonesia Masuk Dalam Rekomendasi Destinasi Wisata 2020 Versi Amerika Serikat

11 Ide Kreatif Alterntif Kantong Plastik Saat Berbelanja, Bisa Gunakan Tas Atau Tas Anyaman Bambu

TONTON JUGA :

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved