Tahun Baru Imlek 2020

Tradisi dan Kepercayaan Saat Imlek, Tidak Boleh Menangis Saat Tahun Baru

Terdapat beberapa tradisi Tionghoa yang menarik saat Tahun Baru Imlek. Mulai dari kepercayaan yang diduga bisa membuang keberuntungan hingga angpau.

Indonesia Public Holidays
Ilustrasi Kemeriahan Tahun Baru Imlek 

TRIBUNMANADOTRAVEL.COM - Tahun Baru Imlek tidak hanya dirayakan di China, tapi juga oleh masyarakat Tionghoa yang berada di belahan bumi manapun, termasuk Indonesia.

Terdapat beragam tradisi dan seni yang diselenggarakan untuk memeriahkan datangnya tahun baru cina ini, seperti pementasan barongsai dan liong, serta kemeriahan petasan.

Bukan hanya itu saja, masih banyak sejumlah tradisi Tionghoa lain yang menarik.

Berikut beberapa di antaranya:

1. Pantangan

Pantangan Saat Tahun Baru Imlek
Pantangan Saat Tahun Baru Imlek (tahunbaruimlek.com)

Inti dari hari raya Imlek bagi masyarakat Tionghoa adalah berkumpul bersama, duduk di meja makan dan bersyukur dalam kebersamaan.

Namun, ada serangkaian sejumlah ritual yang dilakukan dalam menyambut tahun baru.

Salah satunya adalah mereka harus membersihkan rumah mereka sebelum Tahun Baru Imlek.

Menurut kepercayaan Tionghoa, membersihkan rumah dapat mengeluarkan hal buruk selama setahun sebelumnya.

Mereka biasanya menyapu halaman rumah dan menata kondisi rumah menjelang Tahun Baru Imlek.

Namun, membersihkan rumah justru pantang dilakukan saat Tahun Baru Imlek.

Sejarawan Revando Lie sebagai pemerhati Tionghoa mengungkapkan bahwa bersih-bersih mampu memberikan segala keberuntungan seseorang ketika dilakukan sebelum tahun baru.

Apabila bersih-bersih dilakukan saat Tahun Baru Imlek justru akan menghapus semua keberuntungan.

Dalam tradsi Imlek sangat dihindari kebiasaan yang dianggap tabu yakni menangis, mengucapkan kata kotor, berkata kasar, berpakaian hitam, makan bubur, meminjam uang dan lain sebagainya.

Kebiasaan menangis didefinisikan sebagai lambang kesedihan, serta harus dihindari.

Mengucapkan kata-kata kotor dipercaya akan mendatangkan ucapan itu menjadi kenyataan.

Sedangkan makan bubur didefinisikan menghalangi rezeki dan mendekatkan diri pada kemisikinan.

Oleh karena itu, di meja makan biasa tersedia nasi padat agar rezeki lancar.

2. Angpau

Ilustrasi Angpau
Ilustrasi Angpau (Tribun Kaltim)

Angpau berasal dari bahasa Hokkien, sedangkan dalam Bahasa Mandarin disebut Hongbao yang maknanya amplop merah.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved