Berita Sulut

KEK Pariwisata Sudah Disahkan, Pemprov Sulut Siap Dukung Likupang Jadi Destinasi Super Prioritas

Presiden Jokowi menandatangani Pilpres 84 tentang penetapan KEK Pariwisata, salah satunya di Likupang, Sulut. Anggaran diperkirakan capai Rp 1,6 T.

Instagram @sky_isthelimit2020
Keindahan Pesona Likupang, Sulawesi Utara 

TRIBUNMANADOTRAVEL.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah menandatangani Pilpres 84 tentang penetapan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata.

Dengan adanya Pilpres ini maka Daerah Pesisir Likupang, Minahasa Utara, Sulawesi Utara (Sulut) masuk sebagai KEK Pariwisata.

Keputusan ini disambut syukur oleh Wakil Gubernur Sulut, Steven Kandouw dan Pemerintahan Provinsi Sulut.

"Penetapan KEK Pariwisata Likupang. Ini semakin menunjukkan road map pariwisata Pak Gubernur direspon positif pemerintah pusat. Makin melegitimasi RPJMD dengan skala prioritas pariwisata," kata Wagub Steven, Kamis (9/1/2020).

Penetapan ini nantinya akan berdampak terhadap anggaran Pemprov Sulut.

"Pemprov boleh berangan-angan, berencana, berikhtiar tapi di Sulut fiskalnya terbatas, kita membutuhkan sumber pendanaan lain- lain. Penetapan KEK otomatis kendala pendanaan teratasi," ungkap Mantan Ketua DPRD Sulut ini.

Pemerintah pusat ikut memberi perhatian signifikan lewat KEK Pariwisata

Wagub mengatakan, sebelum KEK dikeluarkan, Presiden Jokowi datang langsung ke lokasi on the spot.

Kunjungan Jokowi ke Likupang, Sulawesi Utara Ditemani Gubernur Olly Dondokambey
Kunjungan Jokowi ke Likupang, Sulawesi Utara Ditemani Gubernur Olly Dondokambey (Tribun Manado/Istimewa)

Rapat melibatkan seluruh kementerian terkait, dan anggaran yang keluar diperkirakan akan mencapai Rp 1,6 triliun.

Dikombinasikan anggaran Pemprov dan Pemkab Minut, KEK akan jadi destinasi komprehensif di Sulut.

"Sekarang saja sudah ada resort," ujarnya.

Presiden Jokowi menyebutkan tengah mengembangkan 10 Bali baru dan lima diantaranya dikebut dalam kurun waktu dua tahun.

Salah satu dari kelima destinasi wisata itu adalah Likupang, Sulut.

Menurut Direktur Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai, Ahmad, pihaknya akan mengadakan kapal bottom glass untuk menambah fasilitas di Likupang.

"Nanti kita bisa lihat di atas kapal langsung melihat keindahan alam di bawah, ikan dan itu yang sedang kita bangun," jelas Ahmad.

Namun ia mengungkapkan hal yang paling diutamakan adalah masalah keamanan, keselamatan, dan juga kebersihan di destinasi wisata.

BACA JUGA :

5 Aplikasi yang Cocok Untuk Berlibur ke Luar Negeri

Daftar Negara Bebas Visa dan Visa on Arrival Untuk Paspor Indonesia

5 Tiket Murah Liburan Tahun Baru Imlek 2020 ke Beijing, Harga Mulai Rp 3,1 Juta

TONTON JUGA :

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved