Info

Proses Pendaftaran Paspor Secara Online, Bisa Cek Informasi di WhatsApp

Proses pembuatan paspor saat ini bisa melalui pendaftaran online. Pendaftar bisa mengetahui informasi pendaftaran melalui WhatsApp SIGAP.

KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANA
Ilustrasi 

TRIBUNMANADOTRAVEL.COM - Saat ini proses pembuatan paspor sudah dilayani melalui pendaftaran online, bukan melalui aplikasi WhatsApp.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Bagian Humas dan Umum Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, Arvin Gumilang.

Belakangan, beredar kabar di media sosial bahwa pengurusan paspor bisa dilakukan melalui WhatsApp.

Namun Arvin menegaskan layanan melalui WhatsApp berfungsi sebagai mengetahui informasi pendaftaran paspor

"Jadi intinya kalau pendaftaran paspor itu untuk antreannya menggunakan antrean paspor online dengan aplikasinya bisa diunduh melalui play store," kata Arvin kepada Kompas.com, saat ditemui di acara Festival Keimigrasian 2020 di Jakarta, Sabtu (18/1/2020).

Pelayanan informasi paspor melalui WhatsApp dapat digunakan untuk mengetahui persyaratan pendaftaran, progres layanan paspor, tata cara antrian pengambilan paspor, cara pembayaran, dan penyampaian apresiasi atau aspirasi.

SIGAP Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Jakarta Pusat meluncurkan Sistem Informasi Gateway Paspor (SIGAP) yang berbasis WhatsApp pada Septmber 2019 lalu.

Nomor WhatsApp SIGAP adalah +628118539333 Namun, penggunaan WhatsApp sebagai layanan informasi tak hanya diterapkan di Kantor Imigrasi Jakarta Pusat.

Khusus untuk Kantor Imigrasi Jakarta Pusat, pelayanan ini disebut SIGAP.

Sementara itu, kantor imigrasi lainnya memiliki nama yang berbeda.

"Di semua kantor imigrasi itu juga dilakukan pelayanan informasi via WhatsApp, tapi khusus yang SIGAP ini khusus dikembangkan di Jakarta Pusat. Jadi hanya berlaku khusus di kantor Jakpus yang berlokasi di Kemayoran," jelas Arvin.

Paspor Republik Indonesia
Paspor Republik Indonesia (Shutterstock)

Pelayanan SIGAP di Jakarta Pusat tak hanya berlaku bagi warga Jakarta Pusat saja melainkan dari berbagai daerah.

Namun, dengan syarat pemohon tersebut melakukan pendaftaran di kantor imigrasi Jakarta Pusat. 

Arvin melanjutkan penggunaan fitur layanan berbasis WhatsApp bertujuan untuk mempermudah arus informasi.

"Karena sekarang kita banyak menggunakan WhatsApp. Tapi perlu tahu, kalau tiap kantor imigrasi nomor WhatsApp-nya juga berbeda. Jadi pemohon harus perhatikan itu juga nomornya," tambahnya.

Kantor-kantor imigrasi lain memiliki nama layanan informasi WhatsApp yang berbeda seperti SI WAGET untuk kantor imigrasi Karawang, Cirebon WhatsApp Gateway di Cirebon, dan Batam WhatsApp gateway untuk daerah Batam.

BACA JUGA :

10 Cara Mengusir Rasa Bosan Saat Penerbangan Jarak Jauh

Uniknya Klenteng Kwan Im, Terdapat Waruga dan Berada Jauh dari Lingkungan Tionghoa

4 Kebiasaan Generasi Milenial Saat Berlibur

TONTON JUGA :

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved