Tahun Baru Imlek 2020

Legenda Asal Usul Kue Keranjang, Dijadikan Tembok Kerajaan

Kue keranjang merupakan salah satu makanan tradisional yang harus ada saat Tahun Baru Imlek karena dianggap keberuntungan bagi orang Tionghoa.

Kompas.com/Muhammad Irzal Adiakurnia
Kue Keranjang 

Namun saat musim dingin banyak hewan-hewan di gunung berhibernasi, “Nian” akhirnya turun ke desa-desa untuk mencari korban untuk ia jadikan makanan.

Hal tersebut membuat semua penduduk desa hidup dalam ketakutan.

Namun suatu hari seorang penduduk bernama “Gao” memiliki ide untuk membuat sebuah kue dengan campuran tepung ketan dan gula lalu meletakkannya di depan pintu.

Hal ini membuat Nian yang awalnya hendak mencari penduduk untuk di mangsa malah menyantap kue-kue tersebut hingga kenyang dan kemudian meninggalkan desa.

Semenjak saat itu, untuk mengenang jasa Gao, maka penduduk desa mulai membuat kue setiap musim dingin dan menamakan kue tersebut “Nian Gao”.

2. Hidangan Kesukaan Dewa

Dewa Chao Kun Kong
Dewa Chao Kun Kong (serba serbi tridharma)

Legenda lain juga menceritakan bahwa kue keranjang awalnya merupakan hidangan yang ditujukan untuk menyenangkan Dewa Tungku (Chao Kun Kong) agar memberikan kabar baik dan menyenangkan saja kepada Raja Surga (Giok Hong Siang Te).

3. Kue Keranjang Sebagai Dinding

Pembuatan Kue Keranjang di Rumah Ong Eng Hwat di Kampung Kentangan Tengah, Kecamatan Semarang Tengah, Semarang, Jawa Tengah
Pembuatan Kue Keranjang di Rumah Ong Eng Hwat di Kampung Kentangan Tengah, Kecamatan Semarang Tengah, Semarang, Jawa Tengah (Tribun Jateng/Akhtur Gumilang)

Kisah lain yang dikaitkan dengan keberadaan kue keranjang terjadi sekitar 2.500 tahun yang lalu.

Pada saat itu, seluruh negara terbagi menjadi beberapa kerajaan kecil.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved