Ini 6 Bangunan Peninggalan Belanda di Semarang yang Bisa Dikunjungi

Selain Lawang Sewu, ada banyak bangunan peninggalan Belanda di Semarang lainnya yang menarik untuk dijelajahi.

Editor: Ventrico Nonutu
Tribun News
Stasiun Tawang, Semarang. 

TRIBUNMANADOTRAVEL.COM - Indonesia merupakan negara bekas jajahan Belanda, maka tak heran jika di negeri ini ada begitu banyak bangunan tua yang sudah ada sejak masa jajahan.

Di Semarang, Lawang Sewu merupakan bangunan peninggalan Belanda yang cukup terkenal.

Selain Lawang Sewu, ada banyak bangunan peninggalan Belanda di Semarang lainnya yang menarik untuk dijelajahi.

Dari Jembatan Berok hingga Pastoran Semarang Ronggowarsito.

1. Gereja Katolik St. Yusuf dan Pastoran Semarang Ronggowarsito

(flickr.com)

Terletak di Jl Ronggowarsito 9 - 11, Semarang, kompleks Gereja Katolik St. Yusuf dibangun antara 1870 hingga 1875.

Bangunan Gereja Katolik St. Yusuf terlihat mencolok dari kejauhan berkat bahan bata klinker dengan warna merah.

Ciri khas lainnya adalah kusen pintu dan jendela yang berbentuk melengkung.

2. Jembatan Berok

Pada zaman kolonial Belanda, Jembatan Berok bernama De Zuider Por.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved