Ini 7 Tempat Wisata di Jogja, Tawarkan Udara yang Sejuk dan Pemandangan Gunung Merapi

Deretan tempat wisata di sekitar Gunung Merapi rasanya cukup menarik buat dikunjungi setelah wabah virus corona berakhir.

Editor: Ventrico Nonutu
slemanonline.com
Wisata Kebun Salak di Desa Trumpon 

Tak hanya itu, jika cuaca bersahabat, pengunjung akan ditunjukkan dengan kemegahan Gunung Merapi.

Candi Ratu Boko ini juga pernah menjadi tempat syuting ‘Ada Apa Dengan Cinta 2 (AADC)’ saat itu Cinta dan Rangga kembali akur dan membicarakan masa lalu mereka yang penuh drama romansa.

5. Spot Riyadi

Jika anda pemburu matahari terbit terbenamnya matahari, destinasi wisata baru, Puncak Spot Riyadi bisa menjadi satu di antara alternatif untuk menghabiskan waktu sore anda.
Jika anda pemburu matahari terbit terbenamnya matahari, destinasi wisata baru, Puncak Spot Riyadi bisa menjadi satu di antara alternatif untuk menghabiskan waktu sore anda. (TRIBUNJOGJA.COM / Noristera Pawetri)

Tak kalah dari tempat-tempat wisatalainnya. Sebab tempat ini dapat dijadikan lokasi untuk menikmati sunset ataupun kembang api saat acara tahun baru. 

Spot Riyadi yang beada di Sambirejo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman. Untuk menuju kelokasi tersebut memakan waktu kurang lebih 45 menit dari pusat kota.

Panorama kota yang memanjakan mata, terlihat seperti bintang-bintang kecil yang berada di bawah. Jika pengunjung beruntung, biasanya disini tampak keindahan Gunung Merapi yang begitu mempesona. 

Jam buka mulai pukul 05.00-23.00 WIB. Pengunjung tidak dikenakan biaya masuk, namun tetap harus membayar biaya parkir sekitar Rp 2000/kendaraan bermotor dan Rp 5000/kendaraan.

6. Tebing Breksi

Tebing Breksi wisata murah Jogja
Tebing Breksi wisata murah Jogja (ist)

Namanya mungkin masih terdengar asing, tapi setiap minggu pasti banyak orang yang datang. Kebanyakan mereka datang bersama keluarga, rekan kerja maupun pasangan. 

Dengan begitu, Anda bisa menghabiskan waktu bersama orang-orang terkasih di tempat yang menyenangkan.

Bagi yang bertanya, apa kelebihan Tebing Breksi dibanding dengan destinasi wisata lainnya? Sebenarnya, tebing ini sama dengan tebing lainnya. 

Hanya saja, ada ukiran-ukiran berukuran super besar yang menghiasi setiap dinding tebing. Ukiran itu biasanya dijadikan tempat untuk berswafoto dan menjadi foto favorit pengguna Instagram.

Tebing Breksi memang bisa diukir. Hal ini dikarenakan permukaan tebing itu adalah kapur. Tak heran, ada ukiran cukup besar yang menghiasi dinding-dindingnya.

Hiasan itu tak hanya dijadikan tempat berswafoto, tapi juga tempat untuk melakukan foto pre-wedding. Maka, tidak ada salahnya jika Anda mencoba berfoto di sini.

Lokasi ini awalnya adalah lokasi tambang. Biasanya hanya ahli geologi yang berkunjung ke daerah tersebut. Namun, sejak tahun 2014, kegiatan penambangan di tempat ini ditutup oleh pemerintah. 

Penutupan ini berdasarkan hasil kajian yang menyatakan bahwa batuan yang ada di lokasi penambangan ini merupakan batuan yang berasal dari aktivitas vulkanis Gunung Api Purba Nglanggeran. 

Sekitar 2015, Tebing Breksi ini diresmikan oleh Sri Sultan Hamengku Buwono X sebagai tempat wisata baru di Jogja.

Objek ini kini menjadi jujukan wisatawan khususnya bagi orang-orang yang suka dengan petualangan. Jika anda berkunjung kesini cukup dikenakan tarif parkir saja. 

Jam buka setiap harinya pukul 06.00-21.00 WIB. Pengunjung akan disajikan pemandangan wilayah Yogyakarta dan sekitaranya.

Tak hanya di merapi, pengunjung dapat mencoba untuk sewa jeep kecil untuk berkeliling disekitar tebing.

7. Wisata Kebun Salak di Desa Trumpon

Wisata Kebun Salak di Desa Trumpon
Wisata Kebun Salak di Desa Trumpon (slemanonline.com)

Dimana lagi bisa menikmati Salak Pondoh yang enak sembari menikmati panorama alam yang indah? Jawabannya tentu di Desa Agrotourisme Trumpon. 

Desa ini terletak di dataran yang lebih tinggi. Tak heran, udara segar akan selalu menyapa Anda yang memang ingin berwisata ke tempat baru.

Desa Agrotourisme Trumpon terletak di Dusun Trumpon, Desa Merdikorejo, Tempel, Sleman . Untuk mencapai kesana, sebaiknya Anda membawa kendaraan sendiri dan menikmati perjalanan bersama teman-teman atau keluarga.

Secara geografis, desa ini terletak di kaki Gunung Merapi di bagian selatan, sekitar 500 meter diatas permukaan laut. 

Jarak antara Kota Yogyakarta ke Desa Trumpon berjarak 24 kilometer.

Selama perjalanan, jika Anda menengok ke kanan dan kiri, Anda akan melihat Gunung Merapi, Gunung Merbabu, Gunung Menoreh dan Gunung Sumbing serta pegunungan di Pantai Selatan.

Tak perlu ragu berwisata ke Desa Trumpon, sebab jalan menuju ke tempat itu sudah cukup mulus dari berbagai arah. 

Adapula paket wisata menarik yang bisa diikuti, yakni memetik salak langsung di kebun dan makan sepuasnya. Anda cukup merogoh Rp 10 Ribu per orang agar bisa menikmati paket tersebut.

Selain paket memetik salak, pengunjung bisa menikmati paket lain, seperti paket outbond dari siswa SD sampai umum, paket berjalan-jalan di desa, paket budidaya salak pondoh dan masih banyak paket lainnya yang bisa Anda nikmati. 

Ingin memancing dan bercengkrama dengan penduduk sekitar? Anda perlu memesan paket memancing hanya Rp 25 Ribu saja. Hasil pancingannya bisa dibawa pulang lho!

Tertarik menginap di sekitar pedesaan? Anda bisa memesan homestay yang telah disediakan oleh penduduk hanya dengan Rp 75 ribu per malam. 

Menambah kenyamanan, di desa ini juga terdapat gardu pandang Gunung Merapi yang cukup jelas. Tak hanya itu, Anda juga menikmati beristirahat di gazebo sembari melihat kokohnya Gunung Merapi.

Jangan lupa untuk membawa kamera dan lensa yang bagus karena gardu pandang Trumpon ini direkomendasikan sebagai salah satu tempat ideal untuk memotret Gunung Merapi.

Bagaimana? Sudah tertarik mengunjungi Desa Trumpon?

( Tribunjogja.com | Bunga Kartikasari )

https://travel.tribunnews.com/2020/04/21/7-tempat-wisata-di-jogja-dengan-pemandangan-gunung-merapi-udara-sejuk-dan-cocok-buat-santai

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved