Perahu Jong, Mainan Tradisional yang Dimainkan Nelayan Saat Tidak Melaut, Ini Cara Main dan Buatnya

Permainan yang dinamakan Perahu Jong ini dahulu sering dimainkan oleh para nelayan saat tidak melaut.

Editor: Ventrico Nonutu
Tribun News
Perahu Jong 

Saok Jong: Berfungsi untuk membelah gelombang atau air yang dilalui oleh Jong.
Rumah Kater: Berfungsi untuk titik tumpu gandar kater supaya Jong tidak karam jika berlayar nanti.

Tutup Jong: Berfungsi agar Jong tidak masuk air pada saat Jong berlayar.

Boom Jeep: Berfungsi untuk mengikat ujung jeep dari posisi ujung hingga atas sampai 2/3 tiang layar Jong.

Layar Jong: Berfungsi untuk menahan angin dan membuat Jong bergerak maju. Layar Jong punya tali yang diikat di tengah boom jeep, jika tali itu dikencangkan maka angin akan banyak tertampung dan Jong akan berbelok sesuai arah angin yang diterima.

Jeep: Berfungsi sebagai teman dari layar Jong guna untuk menampung angin di bagian depan Jong. Jeep digunakan untuk memberikan arah tujuan perahu Jong.

Gandar dan Anak Kater: Berfungsi untuk penyeimbang perahu Jong saat sedang berlayar

Cara pembuatan Perahu Jong

Untuk membuat perahu Jong, diperlukan keahlian khusus. Perahu ini dibuat menggunakan bahan kayu pulai.

Kayu ini digunakan karena punya karakteristik ringan tapi liat yang mudah untuk dibentuk menjadi perahu Jong.

Ukuran kayu pulai yang akan dibentuk sebaiknya berukuran sekitar 20-25 sentimeter. Kemudian potong kayu pulai sesuai dengan yang diinginkan.

“Ukuran Jong bervariasi. Ada Jong kecil ukurannya 100-129 sentimetr. Jong sedang ukurannya 130-159 sentimeter. Jong besar ukurannya 160-190 sentimeter,” papar Gafar.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved