Perahu Jong, Mainan Tradisional yang Dimainkan Nelayan Saat Tidak Melaut, Ini Cara Main dan Buatnya

Permainan yang dinamakan Perahu Jong ini dahulu sering dimainkan oleh para nelayan saat tidak melaut.

Editor: Ventrico Nonutu
Tribun News
Perahu Jong 

“Setelah dipotong, kita belah sesuai keinginan. Sisa belahan kayu tersebut bisa kita buatkan tutup Jong. Belahan lainnya yang akan kita bentuk untuk bagian dari haluan sampai buritan,” lanjutnya.

Kayu tersebut kemudian dibentuk untuk bagian perut Jong, lunas, haluan, dan buritannya. Setelahnya, bagian tengah dari Jong yang baru setengah jadi itu ditebuk atau dibuat lubang dan dibuang bagian tengahnya.

“Setelah itu baru saya ketam dengan menggunakan ketam bulat yang saya buat sendiri. Setelah diketam bagian dalam dan luarnya, saya harus membentuk saok-nya,” katanya.

Saok ditempatkan di ujunga haluan dan di buritan. Lekatkan saok dengan lem lalu rapikan dengan menggunakan gerinda atau ketam mesin.

Kemudian bentuk saok sesuai keinginan. Lalu rapikan agar bentuknya rata dan lurus dari haluan sampai buritan Jong.

“Lalu buat tutup Jong dari sisa kayu tadi. Tipiskan kayu hingga seperti triplek dengan ukuran minimal 2-3 milimeter. Setelah itu, ketam tutup Jong dan rekatkan di atas Jong yang sudah jadi hingga menutupi lubang di bagian badan perahu,” jelas Gafar.

Pastikan tutup Jong benar-benar menutupi bagian lubang perahu untuk memastikan agar perahu seimbang dan tidak akan kemasukan air yang bisa menyebabkan perahu karam.

Langkah selanjutnya adalah membuat layar dan kater Jong. Pertama, ukuran posisi tiang layar dan titik tumpu rumah kater. Lubangi rumah kater itu dengan menggunakan pahat.

Setelah siap, bentuk rumah kater tersebut dan rekatkan di atas tutup Jong. Selanjutnya lubangi posisi tiang layar Jong dengan ukuran tertentu.

“Jika sudah, kita akan buat yang namanya bom jeep. Bahannya dari kayu mahang, kayu ini juga ringan dan tahan patah.”

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved