Migrasi Kepiting Merah di Pulau Christmas, Fenomena Tahunan yang Selalu Dinantikan

Fenomena alam berupa migrasi jutaan kepiting merah dari daratan menuju laut.

Migrasi Kepiting Merah di Pulau Christmas, Fenomena Tahunan yang Selalu Dinantikan
Tribun News
Migrasi Kepiting di Pulau Christmas 

TRIBUNMANADOTRAVEL.COM - Pulau Christmas berada di sebelah barat daya Pulau Jawa.

Pulau unik dengan berbagai fenomena alam ini merupakan milik Pemerintah Australia.

Ada yang menarik dari pulau kecil ini, yaitu fenomena alam berupa migrasi jutaan kepiting merah dari daratan menuju laut.

Sesuai dengan namanya, Pulau ini ditemukan pada saat Natal.

Pulau Christmas merupakan pulau berpenghuni dan menjadi rumah bagi 14 spesies kepiting darat.

Diperkirakan jumlah kepiting sampai 45 juta ekor, kepiting yang paling banyak dan paling terkenal adalah kepiting merah atau Gecarcoidea Natalis.

Kepiting merah tersebut hidup dalam lubang-lubang di hutan, mereka memakan daun, buah, bunga, biji-bijian, hewan mati, dan lain sebagainya.

Seperti kepiting darat lainnya, kepiting merah bermigrasi untuk berkembang biak dan menetaskan telur mereka di laut.

Migrasi biasanya berlangsung diawal musim hujan, yakni sekira Oktober hingga November.

Saat musim bertelur tiba, jutaan kepiting merah keluar dari dalam lubangnya lalu mereka berjalan berbondong-bondong menuju laut.

Mereka bermigrasi dengan memenuhi jalanan, halaman, selokan, bahkan dinding bangunan hingga daratan di Pulau Christmas seperti dilapisi karpet merah.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Ventrico Nonutu
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved