Ramadan 2020

8 Makanan yang Tahan Lama, Cocok untuk Menu Sahur Saat Pandemi Covid-19

Ada berbagai cara untuk mengatasi persoalan tersebut, salah satunya dengan memilih makanan yang tahan lama untuk menu sahur.

Editor: Ventrico Nonutu
Wikimedia.org
Abon 

TRIBUNMANADOTRAVEL.COM - Bukanlah hal yang mudah ketika berpuasa ditengah pandemi Virus Corona.

Sebagian orang kerap mengalami persoalan dengan persediaan bahan makanan.

Ada berbagai cara untuk mengatasi persoalan tersebut, salah satunya dengan memilih makanan yang tahan lama untuk menu sahur.

Dilansir TribunTravel dari laman Kompas.com, Selasa (28/4/2020), berikut makanan tahan lama untuk menu Sahur:

1. Kering Kentang dan Tempe

Kering kentang dan tempe bisa jadi pilihan menu sahur yang tahan lama. 

Digoreng kering dengan bumbu pedas manis, kering kentang dan tempe awet disimpan untuk persediaan lauk.

Kuliner ini paling cocok dinikmati dengan sepiring nasi hangat.

Agar kering kentang dan tempe selalu dalam keadaan renyah, simpan kering kentang dan tempe di dalam wadah kedap udara saat sudah dingin.

2. Aneka sambal

Sambal embe khas Bali
Sambal embe khas Bali (Instagram/balibalitour)

Bukan hanya sebagai pelengkap, sambal juga bisa dikonsumsi sebagai lauk jika ditambahkan beberapa bahan, seperti teri, tempe, kacang, hingga cumi-cumi.

Agar sambal buatan sendiri tahan lama, pastikan semua bahan yang digunakan segar dan bersih.

Sebab, kontaminasi kotoran membuat sambal lebih cepat basi.

Jika sudah jadi diamkan sambal hingga benar-benar dingin, kemudian simpan di wadah bersih yang tertutup, dan masukkan kulkas.

Bila tak sempat membuat sambal sendiri, kamu bisa membeli sambal dalam kemasan yang saat ini banyak dijual di pasaran.

3. Rendang

Ilustrasi menu rendang.
Ilustrasi menu rendang. (Instagram/ @rendangsumatera_jakarta)

Rendang merupakan kuliner tahan lama yang bisa kamu jadikan menu sahur.

Rendang dapat bertahan sampai dua bulan jika dimasak hingga minyak dan kuahnya menyatu, serta bumbunya benar-benar meresap.

Tonton juga:

Hal itu bisa terjadi karena, rempah-rempah dalam rendang bersifat antimikroorganisme sehingga mampu menganggu pertumbuhan bakteri merugikan.

Jangan lupa, simpan rendang dalam wadah tertutup di dalam kulkas agar aromanya tidak bercampur dengan makanan lain.

Halaman selanjutnya

4. Dendeng