Pernah Jadi Pusat Perdagangan Budak, Ini Fakta Unik Pulau Suakin di Sudan

Suakin merupakan kota pelabuhan yang berada di timur laut Sudan, namun kini menjadi reruntuhan yang hancur dan ditinggalkan.

Pernah Jadi Pusat Perdagangan Budak, Ini Fakta Unik Pulau Suakin di Sudan
Instagram/@ospitiinafrica
Bangunan yang runtuh di Suakin 

TRIBUNMANADOTRAVEL.COM - Suakin merupakan kota pelabuhan yang berada di timur laut Sudan.

Suakin kini telah berubah menjadi reruntuhan yang hancur dan ditinggalkan.

Apa yang membuat Suakin ditinggalkan?

Ramses III mengembangkan Suakin selama abad ke-10 SM.

Pada saat itu, Suakin memiliki pelabuhan menghadap ke Laut Merah yang dikenal sering menjadi persinggahan kapal untuk perdagangan dan eksplorasi.

1.000 tahun kemudian, ketika Islam menyebar dari wilayah Hijaz Arab Saudi modern, pelabuhan itu menjadi tempat persinggahan bagi orang Afrika yang berziarah ke Mekah.

Karena keberadaan pelabuhan itu, Suakin terus mengalami perkembangan.

Legenda lokal menyebut jika perkembangan pelabuhan Suakin berkat sorang raja dengan memiliki 360 istri yang tinggal di sana.

Berkat kekayaannya yang besar, Suakin berkembang menjadi pelabuhan pulau yang kaya dan terjaga keamanannya.

Setiap bangunan terbuat dari batu karang yang menakjubkan dan dindingnya didekorasi dengan penutup kayu dan batu yang detail.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Ventrico Nonutu
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved