Ramadan 2020

Padusan dan 10 Tradisi Unik yang Dilakukan Menyambut Bulan Ramadan

Tradisi unik saat bulan Ramadan tak hanya dilakukan di Indonesia saya tapi juga oleh masyarakat beberapa negara di belahan dunia.

Editor: Ventrico Nonutu
Instagram/@klatenkita
Tradisi Padusan 

Terlepas dari berlalunya waktu (dan terlepas dari penemuan jam alarm), lebih dari 2.000 drummer masih berkeliaran di jalan-jalan Turki, menyatukan komunitas lokal selama bulan suci.

Penabuh genderang mengenakan kostum tradisional Ottoman, termasuk bulu dan rompi yang keduanya dihiasi dengan motif tradisional. 

Ketika mereka berkeliling dengan davul mereka (drum berkepala dua Turki), para drumer Ramadan mengandalkan kemurahan hati penduduk untuk memberi mereka tip (bahşiş) atau bahkan mengundang mereka untuk berbagi makanan sahur mereka.

Bahşiş biasanya dikumpulkan dua kali dalam bulan suci, dengan banyak pemberi percaya mereka akan menerima keberuntungan imbalan untuk kebaikan mereka.

Baru-baru ini, para pejabat Turki telah memperkenalkan kartu keanggotaan untuk pemain drum untuk menanamkan rasa bangga pada mereka yang bermain, dan untuk mendorong generasi muda untuk menjaga tradisi kuno ini tetap hidup di negara yang cepat berubah.

8. Orang Mesir menyalakan lentera berwarna-warni selama bulan Ramadan

Ilustrasi
Ilustrasi (Pinterest)

Setiap tahun, orang-orang Mesir menyambut Ramadan dengan lentera berwarna-warni yang penuh semangat yang melambangkan persatuan dan sukacita sepanjang bulan suci. 

Meskipun tradisi ini lebih bersifat budaya daripada agama, tradisi ini sangat terkait dengan bulan suci Ramadan, yang memiliki signifikansi spiritual.

9. Para pria berkumpul untuk permainan mheibes di Irak

Pada dini hari malam, setelah berbuka puasa, generasi orang di seluruh Irak berkumpul untuk permainan tradisional mheibes

Sebagian besar dimainkan oleh para pria selama bulan Ramadan, permainan ini melibatkan dua kelompok yang terdiri dari sekitar 40 hingga 250 pemain, yang semuanya bergiliran untuk menyembunyikan mheibes atau cincin. 

Sebuah permainan penipuan, mheibes dimulai dengan pemimpin tim memegang cincin, tangannya terbungkus selimut.

Anggota lain harus duduk dengan tinju mereka erat-erat di pangkuan mereka, saat pemimpin memberikan cincin kepada salah satu pemain lain secara rahasia.

Dalam pertarungan yang tegang, lawan mereka harus menentukan yang mana dari lusinan pria yang menyembunyikan cincin melalui bahasa tubuh saja.

10. Seheriwala mengumumkan sahur di India

Seheriwala (Times of India)

Seheriwala atau zohridaar dari Delhi adalah bagian dari tradisi Muslim yang telah bertahan dalam ujian waktu dan mewakili budaya Mughal tua kota dan warisan. 

Selama bulan suci Ramadan, para seheriwala berjalan di jalan-jalan kota, meneriakkan nama Allah dan Nabi, untuk membangunkan umat Islam untuk sahur.

Praktek yang sudah berusia berabad-abad ini masih dilakukan di bagian-bagian Old Delhi, khususnya di lingkungan-lingkungan dengan populasi Muslim yang tinggi.

Mereka memulai putaran mereka sejak pukul 2.30 pagi dan sering membawa tongkat untuk mengetuk pintu dan dinding rumah. 

Bagi sebagian besar seheriwala, tradisi ini diturunkan dari generasi ke generasi dalam keluarga. 

Meskipun jumlahnya berkurang, praktik ini masih lazim di Old Delhi.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved