Terjebak di 2 Negara Selama 3 Bulan Lockdown, Turis Indonesia: Pahit, Tapi Ambil Positifnya Saja

Salah seorang turis asal Indonesia bernama Ezta Lavista berbagi cerita pengalamannya kala berwisata di masa pandemi virus corona.

Terjebak di 2 Negara Selama 3 Bulan Lockdown, Turis Indonesia: Pahit, Tapi Ambil Positifnya Saja
Instagram/@camper.593
Danau Quilotoa, Ekuador. 

TRIBUNMANADOTRAVEL.COM - kebijakan lockdown diambil oleh sejumlah negara.

Hal ini dilakukan untuk mencegah penyebaran virus corona.

Kebijakan penutupan batas negara tersebut benar-benar ketat, diterapkan bagi warga negara maupun wisatawan yang terjebak di negara itu.

Salah seorang turis asal Indonesia bernama Ezta Lavista berbagi cerita pengalamannya kala berwisata di masa pandemi virus corona dan harus memperpanjang masa kunjungan. 

Ezta yang seorang instruktur yoga ini kini berada di Meksiko tepatnya Wisma Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Mexico City.

Sebelumnya, ia berada di Ekuador selama lebih dari satu bulan. 

Ezta mengaku enggan disebut dirinya terdampar saat solo traveling. Ia lebih memilih untuk menyebut kejadian yang dialaminya merupakan sebuah cerita saat traveling.

"Karena kalau travellers itu harus ada ceritanya. Kalau travellers enggak ada ceritanya itu kurang. Ya walaupun ada pahit-pahitnya juga, tapi kita ambil sisi positifnya saja di masa seperti ini," kata Ezta.

Awal mula traveling di masa pandemi

Kisahnya diawali kala Ezta berwisata mengelilingi Amerika Selatan seperti Kuba, Bogota, Peru, hingga Ekuador pada pertengahan Februari 2020.

Saat itu, kasus virus corona belum terdeteksi di negara-negara Amerika Selatan dan diakuinya perjalanan wisata masih berjalan normal.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Ventrico Nonutu
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved