Fakta Menarik

Fakta Menarik Tentang Masjid Agung Kairouan, Masjid Tertua di Tunisia yang Berdiri Sejak Abad ke-7

Masjid Agung Kairouan ini memadukan gaya arsitektur pra-Islam, Romawi, dan Bizantium.

Editor: Ventrico Nonutu
Tribun News
Masjid Agung Kairouan, Tunisia. 

Struktur asli yang masih bertahan hingga kini adalah kubah yang dipinjam dari arsitektur Romawi dan Bizantium, dan penopang pendukung yang ditambahkan ke Masjid Agung Kairouan pada abad ke-13.

Eksterior dan interior yang megah

Struktur Masjid Agung Kairouan merupakan bagian dari kompleks yang luas. Masjid terletak di lahan seluar 10.800 meter persegi.

Megahnya masjid tersebut turut dihiasi oleh menara yang disebut sebagai menara masjid paling tua di Arab Maghreb.

Bangunan masjid terdiri dari sebuah halaman dan tempat untuk salat di sebelah tenggara. Pada 1800-an, halaman terletak tepat di tengah-tengah kompleks.

Tanahnya pun dihias oleh ubin tembikar. Namun, kini halaman dipindah lokasinya dan lantainya dihias oleh marmer berwarna putih dan kuning.

Taman yang membentang dikeliling oleh barisan tiang melengkung. Taman ini didesain sedemikian rupa agar mudah menyerap air.

Jalanan dibuat landai mengarah ke lubang drainase pusat. Jika hujan, air akan diantar masuk ke dalam sumur abad ke-9 di bawah drainase. Sumur tersebut memiliki desain dekorasi yang mampu menyaring debu dari air.

Selanjutnya, bagian ujung barat laut taman didominasi oleh menara tiga tingkat berbentuk persegi. Lantai dasar dibuat pada 728. Mengutip Sacred-destinations.com, menara masjid tersebut memiliki tinggi 115 kaki.

Di menara yang memiliki bentuk seperti mercusuar khas Romawi, kamu bisa lihat dua lempeng Romawi yang memiliki tulisan Latin.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved