Bisa Cegah Kanker hingga Kolesterol Tinggi, Harga Yartsa Gunbu Mencapai Ratusan Juta

Jamur Yartsa Gunbu atau Ophiocordyceps sinensis hanya ditemukan di Dataran Tinggi Tibet dan memiliki proses pertumbuhan yang unik.

Bisa Cegah Kanker hingga Kolesterol Tinggi, Harga Yartsa Gunbu Mencapai Ratusan Juta
Instagram/@himalayancordyceps
Jamur Yartsa Gunbu. 

TRIBUNMANADOTRAVEL.COM - Yartsa Gunbu atau Jamur ulat adalah jamur kecil tanpa tudung.

Secara teknis makhluk ini bukan rumput atau ulat, melainkan larva beberapa jenis ngengat hantu yang hidup di dalam tanah dan terinfeksi spora jamur parasit ophiocordyceps sinensis.

Yartsa Gunbu merupakan jamur di Dataran Tinggi Tibet yang dianggap sebagai 'parasit' paling mahal di dunia.

Mengapa Yartsa Gunbu disebut parasit termahal di dunia?

Dikutip TribunTravel dari laman Odditycentral, harga Yartsa Gunbu mencapai 50 ribu dolar per pon atau sekitar Rp 74 jutaan.

Jamur ini hidup dengan menyerang ulat dari jenis ngengat, serangga berwarna pucat besar yang biasa hinggap di atas padang rumput saat senja.

Setelah ulat terinfeksi, jamur ini mengubur diri di dalam tanah dan memakan akar tanaman untuk hibernasi.

Ketika musim dingin, mereka membeku.

Setelah salju mulai mencair, Yartsa Gunbu kembali aktif dan tumbuh ke atas permukaan tanah.

YouTube
YouTube
 

Jamur Yartsa Gunbu hidup dengan mengisi tubuh ulat yang mati (menyisakan kulit luar) lalu tumbuh ke permukaan seperti tangkai yang dipenuhi tanaman berspora yang menembus tanah.

Halaman
123
Ikuti kami di
Editor: Ventrico Nonutu
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved