Fakta Unik Delman, Kendaraan Tradisional yang Dulu Hanya Dinaiki Oleh Orang Kaya

Pada masa Hindia-Belanda, konon delman menjadi angkutan antar-kota yang hanya bisa dinaiki orang-orang penting dan kaya.

Editor: Ventrico Nonutu
TribunNews.com
Delman 

TRIBUNMANADOTRAVEL.COM - Saat ini kita telah memasuki dunia yang modern. 

Hal-hal yang bersifat tradisional kini mululai terpinggirkan termasuk transportasi.

Berbicara tentang transportasi, Indonesia memiliki transportasi tradisional.

Delman merupakan transportasi tradisional di Indonesia yang digerakkan tenaga kuda.

Pada masa Hindia-Belanda, konon delman menjadi angkutan antar-kota yang hanya bisa dinaiki orang-orang penting dan kaya.

Ialah Charles Theodore Deeleman, seorang litografer dan insinyur yang menemukan transportasi delman.

Berikut TribunTravel merangkum fakta unik delman, transportasi tradisional Indonesia yang punya nama berbeda di setiap daerah.

Memiliki Banyak Jenis dan Nama

Panggilan untuk transportasi delman ini berbeda-beda di setiap daerah.

Di Sukabumi, delman biasanya disebut nayor.

Di Minangkabau disebut bendi.

Di Nusa Tenggara Barat biasanya dikenal dengan sebutan cidomo.

Sementara di Jogja, delman cenderung dikenal dengan nama andong.

Tak hanya penamaan Delman yang berbeda, ternyata bentuk delman juga bermacam-macam.

Bendi yang berasal dari Minangkabau memiliki ciri keretanya tidak memiliki atap dan hanya bisa digunakan untuk kusir seorang.

Biasanya bendi ini dipakai untuk mengkontrol kebun-kebun yang jauh dari rumahnya.

Delman lebih dikenal dengan ukurannya yang sedikit lebih besar dan bisa membawa empat penumpang.

Terdapat pintu kecil, yang akan ditutup setelah semua penumpang naik.

Kusir berada di sebelah kiri di bagian depan.

Kemudian yang terkahir ada sado.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved