Pesona Grand Prismatic Spring, Mata Air di Taman Nasional Yellowstone, Tawarkan Keindahan Rupa Warna

Grand Prismatic Spring di Taman Nasional Yellowstone merupakan mata air panas terbesar di Amerika Serikat dan terbesar ketiga di dunia.

Editor: Ventrico Nonutu
Instagram/@eduardoperaltaa
Grand Prismatic Spring di Taman Nasional Yellowstone 

TRIBUNMANADOTRAVEL.COM - Grand Prismatic Spring adalah mata air panas terbesar di Amerika Serikat.

Matai air yang ada di Taman Nasional Yellowstone ini juga menjadi mata air terbesar ketiga di dunia setelah Frying Pan Lake di Selandia Baru dan Boiling Lake di Dominika.

Pada 1869, Yellowstone hanyalah rumor bagi orang Amerika-Eropa.

Dianggap sebagai mitos yang disebarkan oleh orang-orang gunung yang berhalusinasi.

Ketika Charles Cook dari Ekspedisi Folsom – Cook – Petersen - menulis artikel setebal tujuh halaman untuk Majalah Lippincott tentang “tempat di mana Neraka menggelegak,” editornya menjawab: “Terima kasih, tetapi kami tidak mencetak fiksi.”

TONTON JUGA

Dilansir TribunTravel dari laman thrillist.com, Taman Nasional Yellowstone menjadi populer di kalangan wisatawan berkat keberadaan Grand Prismatic Springnya.

Mengapa Grand Prismatic Spring begitu berwarna?

Berada di Midway Geyser Basin Yellowstone - tepat di sebelah utara Old Faithful - Grand Prismatic adalah mata air terbesar, paling berwarna di Taman Nasional Yellowstone.

"Dengan keliling 300 meter," tulis naturalis John Muir, "lebih seperti danau daripada mata air."

Mata air terbesar ketiga di dunia ini memiliki suhu rata-rata 160ºF.

Pertanyaan yang kini muncul adalah mengapa Grand Prismatic Spring sangat berwarna?

Mikroba archaea yang menyukai panas (sel tunggal, organisme seperti bakteri) menempel di tepinya, dengan spesies yang berbeda berkumpul pada suhu yang berbeda dan membentuk warna pelangi.

Di musim yang lebih hangat, airnya akan didominasi warna orange dan hijau cerah; sementara musim dingin, warnanya sedikit kusam dengan dominasi warna yang lebih coklat.

Sebenarnya selain Grand Prismatic Spring, ada sumber air panas lain yang memilik keunikan serupa.

“Banyak sumber air panas dan kolam renang memiliki warna-warna indah yang sama,” jelas Shaul Hurwitz, Peneliti Hidrologi Riset US Geological Survey.

“Contoh yang bagus adalah Morning Glory Pool di Yellowstone's Upper Geyser Basin, yang sebelumnya dikenal sebagai satu yang paling spektakuler. Tetapi karena manusia terus menerus melemparkan koin dan sampah lainnya ke dalam kolam, suhu air berubah, yang menghasilkan komunitas mikroba yang berbeda dan warna yang berbeda. ”

Letak tanah juga mempengaruhi warna

“Grand Prismatik itu unik karena cara warnanya yang tersebar,” kata Hurwitz. "Banyak mata air lain memiliki, misalnya, pohon atau tebing yang mengelilinginya, sehingga sinar matahari tersebar secara berbeda."

Selama manusia tidak mengacaukannya, warna Grand Prismatic akan terlihat menarik.

Dibentuk dari letusan gunung berapi

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved