Ini 10 Fakta Unik Kehidupan di Jepang, Negara yang Memiliki Tingkat Kejahatan Terendah

Selain memiliki pemandangan indah bunga Sakura saat bermekaran, Jepang memiliki berbagai macam daya tarik.

Editor: Ventrico Nonutu
Tribunnews.com
Jepang 

Hal ini dikarenakan mayoritas masyarakat Jepang senang bekerja keras tanpa mempedulikan waktu.

Keadaan ini membuat kesehatan menurun dan menyebabkan meningkatnya angka kematian.

Orang-orang menyebut insiden tersebut dengan nama 'karoshi'.

Biasanya, orang-orang yang mengalami hal tersebut berada dalam kelompok usia 25-60 tahun.

5. Ada kontes menangiskan bayi

Ilustrasi kontes bayi menangis
Ilustrasi kontes bayi menangis (thetimes.co.uk)

Jepang memiliki sejumlah kontes menarik sekaligus unik, seperti yang satu ini yaitu kontes menangiskan bayi.

Kontes ini dinamakan sebagai Baby Crying Sumo Festival.

Kontes Baby Crying Sumo Festival dilakukan oleh pegulat laki-laki dengan menggendong bayi dan berlomba membuatnya menangis.

6. Ada festival kesuburan wanita

Ilustrasi wanita Jepang
Ilustrasi wanita Jepang (instagram/coedovivian)

Selain memiliki kontes yang unik, di Jepang juga mengadakan festival tahunan untuk para wanita.

Festival ini dinamakan Kanamara Matsuri atau Festival Lingga Baja untuk merayakan kesuburan wanita.

Festival ini cukup populer di Jepang dan diminati oleh banyak orang.

7. Memiliki tingkat kelahiran rendah

Ilustrasi tingkat kelahiran rendah
Ilustrasi tingkat kelahiran rendah (Care.com)

Tahukah kamu jika di Jepang memiliki tingkat kelahiran yang lebih rendah dibanding tingkat kematian?

Hal ini disebabkan banyak orang Jepang yang menunda pernikahan yang berdampak pada angka kelahiran.

Sehingga hampir di semua toko, popok orang dewasa lebih banyak dijual daripada popok bayi.

8. Pemerintah mengatur layanan kencan supaya warganya cepat menikah

Ilustrasi pasangan yang kencan
Ilustrasi pasangan yang kencan (Instagram.com/ @timoventures)

Jepang memiliki kekhawatiran terharap penurunan populasi masyarakat.

Penurunan jumlah populasi di Jepang bahkan mencapai lebih dari satu juta jiwa.

Jadi pemerintah Jepang mengatur layanan kencan secara cepat dengan tujuan supaya warganya segera menikah dan memiliki keturunan supaya bisa meningkatkan angka kelahiran.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved