Menilik Keistimewaan Masjid Raya Sumatera Barat, Masjid Tanpa Kubah dan Mengusung Budaya Minang

Jika berencana liburan ke Padang, Sumatera Barat, setelah penerapan new normal pariwisata, traveler bisa mengunjungi Masjid Raya Sumatera Barat.

Menilik Keistimewaan Masjid Raya Sumatera Barat, Masjid Tanpa Kubah dan Mengusung Budaya Minang
Tribunnews.com
Masjid Raya Sumatera Barat 

TRIBUNMANADOTRAVEL.COM - Dengan adanya penerapan new normal pariwisata tentu traveler bisa mengunjung tempat wisata yang dibuka.

Namun tentu situasinya akan berbeda dari biasanya.

Jika berencana liburan ke Padang, Sumatera Barat, setelah penerapan new normal pariwisata, traveler bisa mengunjungi Sumatera Barat'>Masjid Raya Sumatera Barat.

Namun perlu diketahui, traveler tetap harus mematuhi protokol kesehatan yang berlaku untuk menghindari virus corona (Covid-19).

Masjid ini memiliki beberapa keunikan yang membuatnya menjadi masjid ikonik di wilayah Sumatera Barat.

1. Masjid Tampil Tanpa Kubah

Hal yang paling mencolok dari Sumatera Barat'>Masjid Raya Sumatera Barat adalah masjid tampil tanpa kubah.

Tampilan masjid tanpa kubah ini merupakan representasi wujud falsafah Basandi Syarak-Syarak Basandi Kitabullah yang berarti adat yang didasarkan, ditopang oleh syariat agama Islam berdasarkan Al Quran dan Hadist.

Sebagai gantinya, atap masjid ini desainnya berupa atap segi empat dengan tiap sudut menjulang ke langit seperti Rumah Gadang.

Meski berbentuk seperti gonjong Rumah Gadang, namun sebenarnya atap masjid ini mencerminkan 4 sudut kain yang digunakan 4 khalifah untuk memindahkan batu Hajar Aswad.

Kini Masjid Raya Sumatera Barat ini menjadi ikon wisata religi Sumatera Barat.

2. Masjid Tahan Gempa

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Ventrico Nonutu
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved