Masih Menunggu Kesiapan Konsep New Normal, Wisata Pantai Ini Sudah Ramai Dikunjungi Wisatawan Lokal

Meski belum semua sektor wisata dibuka dan beroperasi kembali, termasuk Pantai Alam Indah (PAI) namun sudah banyak wisatawan yang pergi liburan.

Editor: Ventrico Nonutu
Instagram/@dannyseptiawan
Pantai Alam Indah 

TRIBUNMANADOTRAVEL.COM - Kota Tegal merupakan kota pertama di Provinsi Jawah tengah yang melakukan penerapan new normal.

Berbagai persiapan menghadapi new normal pun dilakukan tak terkecuali pembukaan sektor pariwisata.

Meski belum semua sektor wisata dibuka dan beroperasi kembali, termasuk Pantai Alam Indah (PAI) namun sudah banyak wisatawan yang pergi liburan.

 

Sejumlah pengunjung objek wisata PAI Kota Tegal bersantai di bawah pohon rindang setelah PAI kembali beroperasi di tengah new normal, Selasa (2/6/2020).
Sejumlah pengunjung objek wisata PAI Kota Tegal bersantai di bawah pohon rindang setelah PAI kembali beroperasi di tengah new normal, Selasa (2/6/2020). (KOMPAS.com/Tresno Setiadi)

Para pedagang pun sudah mulai menggelar dagangan, padahal gerbang masuk pantai belum dibuka.

Oleh Pemkot Tegal, Pantai Alam Indah rencananya akan dibuka secara resmi mulai Agustus 2020 menunggu kesiapan konsep new normal sektor pariwisata.

Pengunjung yang masuk harus melalui pintu samping.

Tidak ada ticketing oleh petugas jaga dan pengunjung hanya dikenakan tarif parkir kendaraan.

Sarana cuci tangan banyak tersedia di kawasan PAI, baik itu disediakan oleh pengelola, maupun pedagang.

Selain itu, pengunjung juga diwajibkan memakai masker.

Petugas gabungan termasuk dari kepolisian juga terus berkeliling untuk mengingatkan pedagang dan wisatawan untuk mematuhi protokol kesehatan.

Menurut salah satu pedagang, Ernawati (42), aktivitas PAI beranjak normal sejak Kota Tegal diputuskan memasuki era new normal.

Saat itu, Wali Kota Dedy Yon Supriyono sempat meninjau PAI pada Minggu (31/5/2020).

"Sejak Pak Wali berkunjung. Kita sudah diperbolehkan berdagang. Sudah tiga hari ini, padahal sebelumnya sudah tutup total sejak pertengahan Maret," kata Ernawati.

Ernawati mengaku bersyukur sudah bisa kembali mencari nafkah.

Pasalnya, berdagang di PAI menjadi satu-satunya mata pencahariannya.

"Sudah hampir tiga bulan tak ada pemasukan,"imbuhnya.

Sementara itu, salah satu pengunjung, Ahmad Mulyono (43) mengaku sengaja datang bersama keluarganya dari Kabupaten Tegal untuk sekadar menghilangkan kejenuhan anak-anaknya selama belajar di rumah.

"Datang bersama keluarga termasuk anak-anak yang sudah jenuh belajar di rumah. Harapannya, wabah segera berakhir, ekonomi kembali tumbuh. Dan kita bisa belajar dari Covid-19 untuk selalu menjaga perilaku bersih dan sehat," kata Mulyono.

Tonton juga:

Tanggapan Pemerintah

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved