Kenali Kuliner Non Halal di Kota Manado

Bagi wisatawan Muslim, terkadang mengalami kesulitan mencari makanan halal di daerah yang mayoritas penduduknya adalah non Muslim

Editor: muhammad irham
internet
Sayur Pangi 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) memiliki keindahan alam pantai yang banyak dikunjungi para wisatawan. Mereka datang utuk menikmati pemandangan alam sekaligus berburu kuliner enak.

Bagi wisatawan Muslim, terkadang mengalami kesulitan mencari makanan halal di daerah yang mayoritas penduduknya adalah non Muslim.

Daerah ini juga dikenal dengan makanan eksotisnya seperti babi, tikus hutan, kelelawar, ular, hingga anjing.

Meski unik, namun kuliner tersebut tentunya tak bisa dinikmati oleh para Muslim karena tidak halal.

Anda yang berkunjung ke Sulawesi Utara, akan dengan mudah menemukan makanan non halal di Manado dan sekitarnya.

Pemilik warung atau rumah makan, biasanya memasang tanda Ba' di depan tokonya. Sebagai simbol bahwa makanan yang mereka jual mengandung babi atau tidak halal.

Ada juga yang tak memasang kata Ba, namun langsung memasang kata Babi di menu hidangannya.

Bagi traveler Muslim, sebaiknya tidak mendekati restoran ini.

Beberapa restoran juga memasang tanda B2 pada menu hidangannya. Makanan ini juga tidak halal karena mengandung daging babi.

Berikut beberapa nama masakan non halal di Kota Manado

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved