Penumpang yang Alami 5 Kondisi Kesehatan Seperti Ini, Dilarang Naik Pesawat Terbang

Namun secara umum, Anda akan dilarang naik pesawat apabila sedang mengalami gangguan kesehatan

Editor: muhammad irham
int
Ilustrasi penumpang pesawat yang membawa bayi 

TRIBUNMANADO.CO.iD - DI masa pandemi seperti saat ini, maskapai penerbangan menerapkan aturan ketat terhadap penumpang. Jika mengalami situasi tertentu, sebaiknya tidak coba-coba naik pesawat terbang.

Tidak bisa dipungkiri bahwa setiap maskapai penerbangan memiliki peraturannya masing-masing. Namun secara umum, Anda akan dilarang naik pesawat apabila sedang mengalami gangguan kesehatan sebagai berikut ini:

1. Gangguan Paru

Adanya gangguan pada paru yang cukup serius, seperti kista, efusi pleura, atau pneumotoraks membuat Anda termasuk ke dalam salah satu kelompok orang yang dilarang naik pesawat.

Kondisi ini juga berlaku jika Anda baru saja menjalani operasi pada bagian dada, terutama operasi dada terbuka.

Hal ini dikarenakan perbedaan di dalam kabin pesawat dapat memperberat keadaan yang sudah ada atau memicu terjadinya komplikasi lebih lanjut yang bisa mengancam nyawa.

2. Diabetes
Penderita diabetes yang tidak mengontrol kondisinya dengan teliti sebaiknya tidak melakukan perjalanan menggunakan pesawat.

Pasalnya, diabetes yang tidak terkontrol dapat membuat kadar gula darah menjadi tidak stabil dan sangat mudah naik atau turun secara drastis.

Jika kadar gula darah Anda tiba-tiba tinggi sementara Anda berada di dalam pesawat, risiko terjadinya komplikasi mematikan. Dalam medis, kondisi ini dikenal dengan istilah ketoasidosis diabetik.

3. Gangguan jantung

Anda sebaiknya tidak naik pesawat apabila telah didiagnosis mengalami gangguan jantung yang serius.

Misalnya, berada dalam risiko gagal jantung, gangguan irama jantung, atau nyeri dada angina.

Hal ini berkaitan dengan penurunan tingkat oksigen saat pesawat berada di ketinggian tertentu.

Akibat kadar oksigen yang rendah, orang-orang dengan gangguan kesehatan tersebut bisa mengalami gangguan peredaran darah.

Salah satu komplikasi yang bisa terjadi sebagai akibatnya adalah serangan jantung.

4. Kehamilan

Jika Anda sedang hamil tua yaitu memasuki usia kehamilan 36 minggu atau usia kehamilan yang masih sangat muda (biasanya di bawah 7 minggu), maka Anda sebaiknya tidak naik pesawat terlebih dahulu.

Hal ini berkaitan dengan kekuatan janin di usia kehamilan muda serta hampir tibanya waktu persalinan di usia kehamilan yang sudah tua.

Jika sewaktu di pesawat Anda tiba-tiba ingin bersalin, kondisi gawat darurat seperti perdarahan tidak dapat diatasi dengan segera karena keterbatasan fasilitas dan ruang gerak.

5. Penyakit Infeksi Sangat Menular

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved