India Catat Rekor Kasus Positif Corona Terbesar Dalam 24 Jam

Tambahan itu membuat jumlah kasus positif terinfeksi virus corona di India telah mencapai 5.115.893 kasus.

Editor: muhammad irham
kompas.com
Jumlah kasus positif corona di India melonjak drastis selama 24 jam terakhir 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Negara India mencatatkan rekor kasus tambahan positif corona terbesar di dunia dlam 24 jam terakhir. Kementerian Kesehatan India melaporkan sebanyak 97.859 kasus baru dalam sehari.

Tambahan itu membuat jumlah kasus positif terinfeksi virus corona di India telah mencapai 5.115.893 kasus.

Jumlah itu menempatkan India di urutan kedua jumlah kasus positif terbanyak di seluruh dunia. Tempat tertinggi masih diduduki oleh Amerika Serikat dengan 6.828.301 kasus.

Selama 24 jam kemarin, Amerika juga mencatat kasus baru sebanyak 40.154 kasus.

Kasus kematian di India, Amerika, dan Brasil, dalam 24 jam terakhir, juga tergolong tinggi.

Amerika mencatat kasus kematian sebanyak 1.151 kasus. Sedangkan India sebanyak 1.139 kasus, dan Brasil dengan 967 kasus.

Pasien yang sembuh di tiga negara ini juga terus bertambah. Amerika mencatat kasus sembuh hingga hari ini sebanyak 4.119.158 kasus.

Di India, kasus sembuh sebanyak 4.022.049, dan di Brasil sebanyak 3.720.312 kasus.

Melansir BBC beberapa waktu lalu, jumlah kasus Covid-19 India terus bertambah dengan cepat.

Jika mengingat populasi India yang padat, mungkin jumlah kasus yang terjadi tidak mengejutkan.

Namun, para ahli mengatakan virus itu bisa diperlambat. Para ahli menyalahkan lockdown yang singkat, pengujian dan penelusuran yang tidak merata, serta protokol keamanan Covid-19 yang tidak efektif.

Bahkan saat daerah yang semula menjadi pusat penyebaran Covid-19 telah membaik, seperti Delhi, Tamil Nadu, dan Maharashtra, kasus melonjak di wilayah lain.

"Kami telah melihat cukup banyak orang yang melakukan perjalanan antara daerah pedesaan dan perkotaan, serta kami melihat virus sekarang memasuki daerah pedesaan dan menyebar di sana," kata Dr Srinath Reddy, presiden Yayasan Kesehatan Masyarakat India dan penasihat untuk federal serta pemerintah negara bagian dalam mengatasi Covid-19.

Lockdown dan efek pelonggaran

Dilaporkan jumlah kasus virus corona di India meningkat semenjak India melakukan pembukaan kembali kegiatan normal masyarakatnya pada Juni lalu, dan secara bersamaan pengujian virus corona juga ditingkatkan.

Pada saat itulah, orang-orang mulai melakukan perjalanan berpergian kembali dengan melintasi daerah, negara bagian, yang mungkin sambil membawa virus corona.

Dr Reddy mengatakan penyebaran di daerah pedesaan relatif lebih lambat karena ada "lebih banyak ruang terbuka, Anda menempuh jarak yang lebih jauh" antar rumah ke rumah.

Namun, ia memperkirakan virus tersebut pasti telah menyebar juga di pedesaan India, seperti yang dapat dilihat dari fakta bahwa kasus meningkat paling cepat di negara bagian selatan Andhra Pradesh yang merupakan daerah pedesaan.(*/tribunmanado.co.id)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved