Manisnya Kue Lampu-lampu, Kuliner Khas warga Manado

Bentuk dari kue ini sangat unik dan juga menggugah selera karena ciri khasnya yang manis.

Editor: muhammad irham
int
Penampakan kue Lampu-lampu 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Di Provinsi Sulawesi Utara, ada kudapan yang memiliki nama unik. Namanya Lampu-lampu.

Kudapan ini biasanya dijadikan oleh-oleh wisatawan yang datang ke Sulwaesi Utara, selain klapertaart yang kesohor tersebut.

Kue Lampu-lampu lebih familiar di kalangan masyarakat Sulawesi Utara yang beragama Islam. Pasalnya, kue ini biasanya dijadikan sebagai menu buka puasa.

Bentuk dari kue ini sangat unik dan juga menggugah selera karena ciri khasnya yang manis.

Bahan dasar untuk membuat kue ini terdiri dari tepung terigu, santan, tepung beras, dan gula merah. Cara memasaknya dengan mengukus. Tentu saja makanan ini bebas dari kolesterol.

Sama halnya seperti es campur dan es buah, kue lampu-lampu akan semakin lezat ketika dinikmati dalam keadaan dingin. Selain itu, kelezatan kue lampu-lampu akan semakin bertambah jika dinikmati bersama kolak kacang hijau.

Sama halnya seperti es campur dan es buah, kue lampu-lampu akan semakin lezat ketika dinikmati dalam keadaan dingin. Selain itu, kelezatan kue lampu-lampu akan semakin bertambah jika dinikmati bersama kolak kacang hijau.

Dikutip dari sebuah sumber yang mengatakan bahwa ketika memasak kue ini tutup dari panci yang dibuat untuk mengukus dilarang dibuka.

Apabila dibuka, maka akan merusak cita rasanya. Kue ini juga mudah dicari. Para penjualnya bertebaran di jantung kota, yakni perempatan Banjer, Tuminting, Jalan Hasanudin, Boulevard, dan Masjid Firdaus.(*/tribunmanado.co.id)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved