Plesir ke Tanjung Buaya, Pantai Perawan di Bolmong Utara

Keindahan tempat ini menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang ingin berkunjung ke Bolaang Mongondow Utara

Editor: muhammad irham
Tribun Manado
Tanjung Buaya 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Pantai Tanjung Buaya di Bolaang Mongondow Utara, Sulawesi Utara, wajib masuk dalam list untuk dikunjungi saat bertandang ke Sulawesi Utara.

Keindahan tempat ini menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang ingin berkunjung ke Bolaang Mongondow Utara. Banyak wisatawan sepakat, bila tempat ini bisa dijadikan sebagai kawasan untuk melepas penat.

Objek wisata ini biasanya ramai di akhir pekan, Sabtu dan Minggu. Namun tidak ada salahnya bila datang di waktu weekday. Kamu akan merasa bahwa pantai ini seperti pantai pribadi yang tidak ada satupun memilikinya.

Kenapa dinamakan Tanjung Buaya? Dinamakan demikian, karena jika dilihat sekilas dari atas, tanjung ini memiliki bentuk mirip buaya. Perbukitan di sebelah kanan akan menjorok ke laut membentuk seperti badan buaya.

Sebenarnya kecantikannya tiada tara, hanya saja kawasan pantai ini belum digarap serius oleh pemerintah.

Pengunjung masih bisa melihat banyaknya sampah berserakan di mana-mana. Salah satu alasan mengapa Tanjung Buaya masih jarang dikunjungi oleh wisatawan dibandingkan dengan yang lain.

Sebenarnya, ada sebuah batu yang berbentuk buaya yang dahulu seakan tidak pernah absen untuk mendapat perhatian. Sayangnya, batu itu harus hancur karena gempa dahsyat yang sempat terjadi beberapa waktu lalu.

Cara Menuju ke Lokasi

Objek wisata ini berada di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara. Menuju ke tempat ini kamu bisa masuk melalui Gorontalo.

Pantai ini dekat dengan jalan Trans Sulawesi. Dari Boroko, ibu kota Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, pantai ini juga bisa ditempuh dalam waktu setengah jam menggunakan sepeda motor.

Dari Boroko ke arah Manado, pantai ini sekitar 100 meter dari gapura Desa Tanjung Buaya. Akses jalan ke situ juga baik.

Pantai juga sudah bisa kelihatan dari jalan trans Sulawesi. Wisatawan hanya perlu berjalan lurus dari gapura. Belum ada retribusi yang dibebankan untuk datang ke pantai ini.(*/tribunmanado.co.id)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved