Sicario, Kisah Seru Perjuangan FBI Tumpas Kartel Narkoba, Tayang Malam Ini di Bioskop Trans Tv

Sinamtografi dipercayakan kepada Roger Deakins, aransemen musik oleh Johann Johannsson, dan editing film dikerjakan Joe Walker.

Editor: muhammad irham
int
Film Sicario 

TRIBUNMANADO.Co.ID - Sicario merupakan film ber-genre crime-thriller, dirilis pada 18 September 2015 di Amerika Serikat (AS). Film Sicario disutradarai oleh Denis Villeneuve.

Bioskop Trans TV malam ini akan menayangkan film Sicario.

Sebelum menonton keseruannya, ada baiknya membaca dulu jalan ceritanya, untuk mengetahui apakah sesuai dengan selera kita atau tidak.

Dikutip dari TribunStyle.com, Sabtu (16/11/2019) film ini diproduseri oleh Basil Iwanyk, Thad Luckinbill, Trent Luckinbill, Edward McDonnell, dan Molly Smith.

Sinamtografi dipercayakan kepada Roger Deakins, aransemen musik oleh Johann Johannsson, dan editing film dikerjakan Joe Walker.

Film berdurasi 121 menit dibintangi oleh Emily Blunt, Benicio Del Toro, Josh Brolin, Jon Bernthal, Victor Garber, dan Daniel Kaluuya.

Film ini didistribusikan oleh Lionsgate dan mendapatkan keuntungan sejumlah 84 juta dollar AS.

IMDb memberinya nilai 7.6, Rotten Tomatoes dengan angka 94%, dan Metacritic 81.

Di Chandler, Arizona, agen FBI Kate Macer (Emily Blunt) dan Reggie Wayne (Daniel Kaluuya) memimpin sebuah serangan yang diduga markas kartel-kartel Meksiko, di mana mereka menemukan puluhan mayat yang membusuk dan jebakan yang menewaskan dua petugas.

Setelah penggerebekan tersebut, atasan Kate merekomendasikannya menjadi anggota tim khusus gabungan Departemen Kehakiman Amerika Serikat di bawah pengawasan Matt Graver (Josh Brolin), untuk menangkap letnan kartel Sonora Manuel Díaz (Bernardo P. Saracino).

Matt mengklaim sebagai penasihat Departemen Kehakiman namun tidak jelas secara sengaja setiap kali Kate meminta rincian tentangnya atau misinya.

Dengan pesawat jet pribadi ke El Paso, Texas, Kate bertemu dengan rekan Matt, Alejandro Gillick (Benicio del Toro) yang misterius.

Bergabung dengan agen DEA dan unit Delta Force Angkatan Darat Amerika Serikat, tim tersebut melakukan perjalanan ke Ciudad Juárez, Meksiko, untuk mengekstradisi Guillermo Diaz, salah satu orang kepercayaan Manuel dan saudaranya.

Di lintasan perbatasan, tim tersebut mempercepat penyergapan dengan membunuh banyak pria bersenjata di kartel Meksiko.

Di pangkalan udara Amerika Serikat, Alejandro menyiksa Guillermo, mempelajari sebuah terowongan yang digunakan Manuel untuk menyelundupkan obat-obatan ke Amerika Serikat, tetapi Kate mulai mempertanyakan keabsahan metode tim, dan bertanya-tanya untuk siapa Matt dan Alejandro benar-benar bekerja.

Tim tersebut melakukan perjalanan ke stasiun Patroli Perbatasan Arizona untuk mengajukan pertanyaan kepada imigran gelap yang ditahan. Reggie dan Kate penasaran dengan rencana Matt.

Matt mengungkapkan bahwa tujuannya adalah untuk mencegah operasi obat-obatan Manuel sampai tingkat tertentu sehingga Manuel akan dipanggil kembali ke Meksiko oleh atasannya, bandar obat-obatan kartel Sonora Fausto Alarcón (Julio Cedillo) dan dengan mengikuti Manuel, mereka akan menemukan Fausto.

Tim tersebut menggerebek sebuah bank yang digunakan oleh Manuel untuk melakukan pencucian uang, mengganggu arus kasnya. Matt menyuruh Kate untuk tidak masuk bank namun Kate mengabaikannya dan terlihat oleh kamera keamanan bank.

Di bar, Reggie memperkenalkan Kate kepada Ted (Jon Bernthal), seorang teman dan petugas polisi setempat. Kate dan Ted pergi ke apartemennya dan ketika mereka mulai bergairah, Kate menyadari bahwa Ted juga bekerja untuk kartel tersebut.

Mereka berkelahi, Ted mencekik Kate dan Alejandro menyelamatkan Kate. Alejandro dan Matt mengikuti Kate sebagai umpan, mencurigai bahwa kartel tersebut akan mengirim seseorang setelah Kate diketahui dalam serangan bank tersebut. Alejandro dan Matt menyiksa Ted untuk mengungkapkan petugas lain yang bekerja untuk Manuel.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved