Jalan-jalan ke Tomohon, Jangan Lupa Cicipi Mujair Saos Tomat

Di kota berhawa sejuk ini, Anda dapat menemui aneka kuliner khas yang halal maupun non halal.

Editor: muhammad irham
int
Muajir Saos Tomat khas Tomohon 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kota Tomohon, Sulawesi Utara, selain memiliki keindahan alam yang indah, juga dikenal dengan kulinernya yang beragam.

Di kota berhawa sejuk ini, Anda dapat menemui aneka kuliner khas yang halal maupun non halal.

Menurut beberapa sumber, Tomohon beraswal dari  kata (Tou mu’ung) dalam bahasa tombulu. Konon, Tomohon adalah salah satu daerah yang termasuk dalam etnis Tombulu, ialah salah satu dari delapan etnis asli Minahasa.

Dalam perkembangannya Tomohon mengalami banyak sekali kemajuan sehingga mengaspirasi warganya untuk meningkatkan status Tomohon menjadi sebuah kota yang diresmikan pada tahun 2003 lalu.

Meskipun semakin hari Tomohon semakin maju, akan tetapi kita tidak boleh melupakan budaya tradisi Tomohon itu sendiri seperti kulinernya.

Berikut tiga kuliner khas Kota Tomohon yang bisa Anda coba saat berkunjung ke kota ini:

1. Mujair Goreng Saus Tomat

Muajir Saos Tomat khas Tomohon
Muajir Saos Tomat khas Tomohon (int)

Seperti yang kita ketahui, Tomohon merupakan salah satu tempat penghasil ikan mujair. Tentu berbagai olahan ikan mujair mulai dari dibakar hingga digoreng tidak boleh ketinggalan.

Dipadu dengan berbagai bumbu tradisional membuat olahan tersebut semakin nikmat. Bahan dan cara pengolahannya bisa dilihat di sini.

2. Kuah Ba’ (Wawahu)

Makanan ini bisa menjadi salah satu referensi kuliner bagi para pecinta olahan babi. Tentu saja, kuliner ini hanya untuk Anda yang non Muslim.

Potongan-potongan tulang babi dibumbui oleh berbagai rempah hingga meresap ke dalam membuat siapapun yang melihatnya akan tergiur.

Tapi untuk pembaca yang tidak memakan babi, bisa juga tulang babi diganti dengan iga sapi. Tentu rasanya juga tidak kalah nikmat. 

3. Nasi Bungkus Khas Tomohon

Nasi bungkus khas Tomohon, Sulawesi Utara
Nasi bungkus khas Tomohon, Sulawesi Utara (int)

Pada umumnya orang Indonesia belum sempurna dikatakan “sudah makan” kalau belum makan nasi. Jika dua kuliner di atas tergolong lauk pauk non nasi, maka ulasan terakhir ini akan melengkapi orang yang memakan makanan-makanan tersebut tergolong “sudah makan”.

Nasi bungkus khas Tomohon memiliki keunikan dari nasi bungkus dari tempat lain. Keunikan tersebut terletak pada daun pembungkus yang digunakan, daun laikit.

Daun ini diambil dari pohon deikit. Pohon tersebut memiliki daun yang serupa dengan daun pohon pisang. Hanya di daerah Minahasa dapat ditemui pohon deikit. Jadi apabila di daerah lain daun bungkus ini bisa diganti dengan daun pisang. (*)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved