10 Kuliner Halal di Kota Manado, Rasanya Bikin Ketagihan

Tak afdol rasanya jika datang ke Manado hanya untuk menikmati alam, budaya dan kerahaman warganya tanpa mencicipi kuliner khasnya.

Editor: muhammad irham
zoom-inlihat foto 10 Kuliner Halal di Kota Manado, Rasanya Bikin Ketagihan
internet
Klapertaart

Sajian menu ini sangat lezat disantap saat masih panas. Banyak warung makan tradisional yang menyajikan menu cakalang fufu.

Jika ingin membawa pulang, bisa mendatangi pasar tradisional atau ke jembatan Sario. Di sana banyak penjual cakalang fufu yang siap di-packing untuk dibawa pulang sebagai oleh-oleh.

3. Dabu-dabu

Orang Manado nyaris tak bisa makan tanpa ditemani rasa pedas. Cabe (rica) menjadi salah satu bumbu yang paling berfluktuasi harganya karena paling dicari. Cabe diolah menjadi dabu-dabu (sambal).

Berbeda dengan sambal di daerah lain, dabu-dabu Manado sangat pedas. Beberapa macam dabu-dabu seperti dabu-dabu bakar, dabu-dabu iris, dabu-dabu lemong dan dabu-dabu lilang mudah dijumpai di rumah makan yang menyajikan ikan bakar.

4. Sambal Roa

Ini adalah salah satu sambal khas Manado lainnya. Sangat khas, karena dibuat dari cabe yang dicampur dengan ikan roa (sejenis ikan terbang) yang sebelumnya diasap hingga kering sekali. Ikan roa yang dicampur dengan cabe itu sebelumnya ditumbuk menjadi sangat halus, lalu dimasak dengan sedikit minyak.

Adonan dicampur dengan cabe rawit, bawang merah, bawang putih, tomat, garam serta gula, kemudian ditumis. Sambal roa sangat cocok menjadi pelengkap kala menyantap tinutuan. Jangan heran jika sambal roa harganya lumayan mahal.

5. Woku Blanga

Ini merupakan salah satu cara orang Manado mengolah ikan. Woku blanga sejatinya dimasak di dalam belanga yang terbuat dari tanah liat.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved