Survei: Warga Indonesia Tetap Akan Berlibur di Akhir Tahun

Periode libur akhir tahun merupakan saat di mana orang-orang akan menghabiskan waktu untuk berlibur.

Editor: muhammad irham
Oleksandr Pidvalnyi
Ilustrasi 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Periode libur akhir tahun merupakan saat di mana orang-orang akan menghabiskan waktu untuk berlibur. Namun, tahun 2020 berbeda dari sebelumnya.

Tentu saja, hal itu karena adanya pandemi Covid-19 yang masih melanda. Lantas, bagaimana masyarakat menyikapi libur akhir tahun yang sudah di depan mata dalam kondisi pandemi Covid-19 seperti ini.

Menurut rilis resmi yang diterima Kompas.com, Senin (23/11/2020), Pegi-pegi telah melakukan survei seputar perilaku travelling masyarakat Indonesia yang dilakukan 9-16 November 2020 kepada lebih dari 1.490 responden.

Berikut ini adalah hasil survei tersebut:

1. Sebanyak 75 persen orang Indonesia berencana liburan akhir tahun 2020 Meski tengah dilanda pandemi Covid-19, ternyata banyak orang Indonesia yang tetap berencana untuk liburan akhir tahun 2020.

Sebanyak 75 persen responden menyatakan mereka akan mengadakan liburan akhir tahun. Adapun, tanggal merah pada periode libur akhir tahun 2020 akan jatuh pada Kamis (24/12/2020) sampai Jumat (1/12/2021).

Berdasarkan hasil survei itu, maka diprediksi tren travelling pada periode libur akhir tahun 2020 akan kembali meningkat secara signifikan.

Hal itu hampir sama seperti periode libur panjang Oktober 2020. Dari data internal Pegipegi, terjadi peningkatan pemesanan hotel dan tiket pesawat hingga dua kali lipat saat itu dibanding periode new normal biasa.

2. Yakin travelling lagi karena protokol kesehatan

Banyaknya masyarakat Indonesia yang yakin untuk travelling lagi disebabkan karena kepatuhan akan protokol kesehatan. Sebanyak 66 persen responden yakin akan penerapan protokol kesehatan.

Selain itu, sebanyak 65 persen responden juga percaya bahwa tempat yang akan mereka tuju telah menerapkan protokol kesehatan. Mereka pun yakin bahwa dalam keadaan sehat (65 persen).

Beberapa responden juga menyatakan bahwa mereka butuh refreshing setelah cukup lama menjalani karantina mandiri.

3. Ke luar kota naik kendaraan pribadi

Dari total responden yang berencana akan liburan akhir tahun, 45 persen dari mereka memilih untuk ke luar kota naik kendaraan pribadi. Sementara 30 persen memilih ke luar kota naik pesawat.

Kemudian, 11 persen responden memilih untuk staycation di hotel saja. Sementara itu, 10 persennya memilih ke luar kota naik kereta api dan sisanya, yakni 4 persen memilih ke luar kota naik bus atau travel.

Adapun, diprediksi destinasi yang dekat dengan kota domisili bakal menjadi tujuan favorit untuk libur akhir tahun 2020.

4. Lebih pilih pesan tiket pulang-pergi

Sebagian besar responden (60 persen) memilih untuk memesan tiket perjalanan pulang-pergi sekaligus. Sementara sisanya (40 persen) lebih memilih pesan tiket satu rute saja.

Menurut data internal Pegipegi, masyarakat lebih memilih last minute booking, yakni rata-rata di bawah satu minggu sebelum hari keberangkatan.

5. Belum tahu kapan akan travelling kembali

Sementara itu dari total 25 persen responden yang belum punya rencana untuk travelling pada akhir 2020, 44 persen dari mereka belum tahu kapan akan travelling kembali.

Selanjutnya, 32 persen memiliki rencana untuk kembali travelling pada pertengahan 2021, 15 persen pada awal kuartal pertama 2021, dan sisanya (9 persen) berencana travelling pada akhir 2021.

Hal itu dilatarbelakangi adanya rasa khawatir akan kondisi pandemi Covid-19, sehingga mereka memilih menunda travelling saja.(*)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved