Destinasi Wisata

Jerjak Kekejaman Tentara Sekutu di Penjara Tua Kema, Minahasa Utara

Penjara tersebut didirikan sebagai tempat untuk menahan orang-orang yang melawan bangsa Portugis dalam rangka perdagangan rempah-rempah.

Editor: muhammad irham
Tribun Manado
Penjara Tua Kema di Minahasa Utara, Sulawesi Utara 

Aura penyiksaan masih terasa hingga kini.

Masuk ke penjara itu, bulu kuduk meremang. Pengunjung disarankan tak masuk sendirian.

"Hati hati, minta permisi dulu," kata Memed.

Memed yang rumahnya hanya berjarak beberapa meter dari situ, takut masuk ke penjara itu sendirian. Banyak hal-hal aneh terjadi di sana.

"Di sana ada penunggunya berupa tentara bule berpakaian serdadu mirip pramuka, ada pula ular besar mirip naga. Itu daerah terlarang bagi anak anak," kata dia.

Pernah, kata dia, ratusan tulang manusia ditemukan saat pemugaran balai desa di depan penjara itu. Pekerjanya hanya bertahan tiga hari. Semua sakit.

"Waktu digali tanah untuk struktur kaki ayam ditemukanlah tulang tulang itu," ujar dia.

Meski begitu, minat turis ke penjara itu sangat tinggi. Aura misterius itu justru membikin penasaran. 

"Ini daerah favorit para turis asing. Mereka biasa berlama lama di sana dan kagum. Padahal kita takutnya setengah mati," ujar dia.

Dibangun Portugis

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved