Penumpang Tiba-tiba Panik, Seorang Penumpang Meninggal dengan Gejala Covid dei Atas Pesawat

Kini maskapai itu bekerja sama dengan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) untuk melacak para penumpang.

Editor: muhammad irham
int
Maskapai United Airlines 

Menurutnya maskapai tidak memeriksa suhu penumpang sebelum naik ke pesawat.

Selain itu, kata Allen, paramedis pesawat sempat mencoba melakukan pertolongan darurat kepada pria itu sebelum mendarat di New Orleans.

Allen mengatakan United Airlines tidak mengganti pesawatnya meski berpotensi terkena virus.

"Pada saat pengalihan, kami diberi tahu bahwa dia mengalami serangan jantung, jadi penumpang diberi opsi untuk mengambil penerbangan selanjutnya atau melanjutkan rencana perjalanan mereka," kata United Airlines.

Kini empat pramugari yang saat itu bertugas diisolasi di Los Angeles selama 14 hari, kata Taylor Garland, juru bicara Asosiasi Pramugari-CWA.

"Serikat pekerja kami terus memberikan dukungan kepada kru," kata Garland.

Negara bagian California belakangan mengalami lonjakan kasus infeksi Covid-19.

Otoritas merekomendasikan karantina selama 14 hari untuk pendatang dari luar negara bagian.

Los Angeles mengharuskan wisatawan mengisi formulir online perihal rekomendasi tersebut.

Tidak jelas apakah atau bagaimana kota akan memberlakukan karantina semacam itu.

Sebenarnya ini bukan pertama kalinya insiden kematian di pesawat terkait Covid-19.

Pada Juli, seorang wanita berusia 30-an meninggal karena Covid-19 dalam penerbangan dari Texas ke New Mexico.(*)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved