Hotel

Hotel Ini Dibangun dari Gerbong Kereta Kuno

Hotel tersebut terbuat dari gerbong kereta kuno tahun 1950-an yang telah dimodifikasi sedemikian rupa.

Editor: muhammad irham
Kruger Shalati via Insider
Kruger Shalati: Train on the Bridge 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Sebuah hotel unik baru saja dibuka pada Senin (14/12/2020) di Taman Nasional Kruger Afrika Selatan.

Hotel tersebut terbuat dari gerbong kereta kuno tahun 1950-an yang telah dimodifikasi sedemikian rupa.

Menariknya lagi, hotel bernama Kruger Shalati: Train on the Bridge ini terletak di Jembatan Skukuza yang bersejarah.

Berlokasi di Kamp Peristirahatan Skukuza Kruger, Jembatan Skukuza membentang di atas Sungai Sabie dengan ketinggian 15 mter.

Melansir laman Insider, Senin (21/12/2020), Jembatan Skukuza sudah tidak berfungsi sejak tahun 1973.

Dulunya, jembatan ini merupakan salah satu tujuan favorit sebelum adanya kamp peristirahatan dan fasilitas wisata.

Kembali pada tahun 1923, South African Railways memperkenalkan tur kereta api sembilan hari melalui Kruger yang termasuk pemberhentian semalam di Skukuza.

Tur kereta tersebut kemudian dikenal dengan sebutan Sabie Game Reserve.

Selama bermalam, para tamu tur akan berkumpul dan membuat api unggun di sekitar sungai untuk makan malam.

Kemudian, para tamu akan kembali ke gerbong kereta mereka di jembatan untuk tidur.

Sekarang, para tamu di Kruger Shalati juga dapat merasakan pengalaman yang sama dengan pengunjung terdahulu di tempat tersebut.

Selain 24 kamar hotel, Kruger Shalati terdiri dari pusat parkir mobil, dek observasi, dan kolam renang yang tampak mengambang di udara.

Menurut dokumen yang diberikan hotel kepada Insider, Kruger Shalati melakukan pembersihan secara teratur guna mencegah penyebaran Covid-19.

Jalan setapak di luar kamar terlihat membentang di sepanjang jembatan, menghubungkan kamar-kamar hotel yang berbeda.

Interior kamar juga sangat indah, memamerkan seni dan desain lokal.

Dari jendela kamar, pada tamu dapat menikmati pemandangan alami berupa Sungai Sabie.

"Berbaring di bak mandi dengan segelas anggur dan melihat ke sungai di bawahnya sementara hewan datang untuk bermain-main di air adalah pengalaman yang sangat indah," kata manajer umum hotel Judiet Barnes kepada Insider.

Biaya menginap di hotel tersebut dibanderol sebesar 528 dolar atau setara Rp 7,4 juta per orang/malam untuk hunian ganda dan tersedia untuk tamu yang berusia di atas 12 tahun.(*)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved