Destinasi Wisata

Tanah Putih, Itulah Hutan Pinus Lahendong

Hangatnya kawasan ini disejukkan dengan tampilan hijau gugusan pohon pinus di sekelilingnya.

Editor: muhammad irham
Tribun Manado
Wisatawan menikmati pemandangan alam di sekitar Hutan Pinus Lahendong, Tomohon, Sulawesi Utara 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Warga sekitar menyebutnya dengan sebutan Tanah Putih. Sesuai dengan namanya, tanah di kawasan hutan pinus Lahendong memang sebagian besar berwarna putih. 

Tanah putih ini berupa belerang di sekeliling lumpur panas dengan air yang mendidih. Hangatnya kawasan ini disejukkan dengan tampilan hijau gugusan pohon pinus di sekelilingnya.

Inilah kawasan wisata Pinus Lahendong terletak di Kelurahan Lahendong, Kecamatan Tomohon Selatan, Kota Tomohon, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Objek wisata yang telah cukup mendunia ini jaraknya tidak terlalu jauh dari pusat kota  Tomohon, hanya sekitar 6 kilometer (km). Dapat ditempuh dengan menggunakan kendaraan bermotor roda empat (mobil) atau roda dua (motor) menyusuri jalan protokol beraspal mulus. Tempat ini tidak sulit ditemui karena berada di pinggir jalan utama, tepatnya di perbatasan antara Kelurahan Lahendong dan Kelurahan Tumatangtang I.

Memasuki kawasan tersebut, Anda akan disuguhi jalanan paving menurun. Selanjutnya kendaraan bisa diparkir di area yang cukup luas. Bau menyengat belerang pasti akan tercium ketika bersantai atau bergerak menikmati indahnya alam melalui jalan-jalan setapak yang dibuat pengelola.

“Wisatawan lokal, domestik kami kenai Rp20 ribu per orang. Sedangkan wisatawan mancanegara dikenakan Rp30 ribu per orang. Tanda masuk yang didapatkan dapat ditukarkan dengan kopi atau teh hangat dengan cemilan pisang goreng. Bagi mereka yang akan mandi dikenai Rp5 ribu per orang,” jelas Manajer Kawasan Wisata Pinus Lahendong, Margita Kiroh-Legi.

Tempat ini memang menyediakan spot-spot foto yang indah. Selain itu juga disediakan sejumlah fasilitas seperti, café, gazebo, kolam pemandian air panas maupun kamar-kamar mandi air panas.

Wisatawan akan makin betah berada di tempat ini ketika menikmati indahnya danau buatan dengan air yang berwarna-warni ketika diterpa sinar matahari. Eits, hati-hati menyusuri area-area di tempat ini.

Pasalnya, selain permukaan tanahnya yang cukup licin juga terdapat tempat-tempat berbahaya. Sebaiknya ikuti papan-papan petunjuk yang terpasang atau jangan keluar dari pembatas jalan setapak. Jangan sampai Anda tercebur ke lumpur panas atau di area-area yang kelihatan indah karena nampak uap-uap yang keluar dari tanah atau batu-batu panas dengan air yang mendidih.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved