Destinasi Wisata

Pagoda Ekayana, Objek Wisata Religi yang Unik di Kota Tomohon

Di Kota Tomohon, ada sebuah tempat ibadah umat Buddha yang dinamai Pagoda Ekayana. Seperti pagoda lainnya, Pagoda Ekayana di Tomohon berbentuk menara

Editor: muhammad irham
int
Pagoda Ekayana di Kota Tomohon Sulawesi Utara 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kota Tomohon Sulawesi Utara selalu menyajikan pemandangan alam dan budaya yang selalu menarik untuk dikunjungi. Selain pemandangan alam, ada juga objek wisata religi yang unik dan jarang ditemui di tempat lain. 

Di Kota Tomohon, ada sebuah tempat ibadah umat Buddha yang dinamai Pagoda Ekayana. Seperti pagoda lainnya, Pagoda Ekayana di Tomohon berbentuk menara 9 lantai. 

Meskipun sebagian besar warga sekitar menganut dan mayoritas beragama Kristen, akan tetapi wisata religi satu ini tetap berdiri dan patut untuk Anda kunjungi.

Berlokasi di Gunung Lokon, tepatnya satu kompleks dengan Vihara Buddhayana tentu saja akan menjadi destinasi favorit ketika Anda berkunjung ke kota satu ini. Rumah ibadah umat Buddha yang berada di kelurahan Kakaskasen II, Kecamatan Tomohon Utara ini memiliki bentuk pagoda yang sangat mewah dan menawan. Dengan bangunan yang tinggi menjulang ini, tentu saja akan menjadi salah satu tempat yang ingin untuk Anda kunjungi ketika berada di kota Tomohon.

Arsitektur bangunan yang sangat indah dan juga pemandangan Gunung Lakon sebagai latar belakangnya akan membuat Anda merasa rileks dan tenang ketika berada di lokasi wisata satu ini.

Bangunan satu ini pun sarat akan arsitektur berciri khas negara China yang pastinya akan bisa untuk membuat Anda takjub. Anda pun nantinya seakan akan dibawa menuju film film dan cerita legenda berlatar belakang China.

Melihat Lebih Jauh Keindahan dari Pagoda Ekayana

Ketika Anda memasuki pagoda satu ini, maka Anda pun nantinya akan disambut dengan 18 patung Lohan sebelum akhirnya Anda menemukan Pagoda Ekayana ini. Patung tersebut terletak berderet mulai dari pintu masuk hingga menuju bangunan utama dari pagoda. Untuk itu, jika Anda berkunjung kesini tak perlu khawatir untuk tersesat karena Anda pun nantinya akan bisa untuk menemukan pagoda tersebut dengan cara mengikuti patung Lohan yang berjajar tersebut.

Selain itu, patung tersebut pun bukan hanya sekedar hiasan belaka melainkan memiliki sebuah makna yang sangat dalam. Patung patung yang memiliki warna emas tersebut ternyata merupakan simbol atas 18 pendosa yang akhirnya kembali ke jalan yang lurus. Untuk 18 patung tersebut pun juga mempunyai namanya tersendiri.

Nama tersebut diantaranya adalah mulai dari Pindola The Bharadavaja, The Vatsa, The Bharadavaja, Kanaka, Katikam Nadimitra, Bodhidarma, Fajraputra, Vanavasa, Nakula, Gobaka, Rahula, Pantha The Younger, Nagasane, Pantha The Elder, Asita, Pindola, Angida dan Nantimilota. Nama nama tersebut tentu saja hadir dengan makna dan filosofinya masing masing.

Selain itu, terdapat pula patung Budha India yang berada di kompleks Pagoda Ekayana ini, patung yang bernama Bodhidarma tersebut merupakan patung Budha dengan jenggot khas India bukan merupakan khas China. Setelah melewati rentetan patung Budha tersebut barulah Anda bisa menemukan Pagoda Ekayana yang biasanya digunakan sebagai tempat untuk bersembayang umat Budha.

Vihara satu ini sebenarnya telah dibangun sejak tahun 1982 yang dimana pada proses pembuatannya tersebut memakan waktu sekitar 27 tahun. Hal ini dikarenakan tempat satu ini baru diresmikan yakni sekitar tahun 2009. Vihara Buddhayana ini pun dibangun dengan tanah seluas 2 hektar, dimana di dalamnya juga terdapat Pagoda Ekayana yang telah selesai dibangun pada tahun 1996. Pagoda ini memiliki 9 lantai yang didominasi dengan warna kuning dan merah.

Bangunan satu ini pun juga dilengkapi dengan sebuah kolam dan juga patung naga dimana jika Anda melihatnya dari jauh, maka Anda pun sudah dapat menemukan bangunan yang tinggi ini. Pagoda sendiri merupakan simbol yang dipercaya untuk memperingati para leluhur. Untuk itu, di pagoda ini sendiri pun terdapat beberapa benda yang dianggap sakral yang peletakannya diurutkan berdasarkan lantainya. Untuk itu, lantai atas sendiri pun menyimpan benda yang dianggap paling suci.

Ketika berkunjung ke tempat satu ini, maka Anda pun juga diperbolehkan untuk masuk ke dalam Pagoda Ekayana. Dimana ketika Anda ingin memasuki tempat satu ini, maka Anda pun nantinya diharuskan untuk melepas alas kaki dan tentu saja berperilaku dengan sopan.

Ketika Anda sampai di lantai yang paling atas, maka Anda pun nantinya akan disuguhkan pemandangan yang sangat apik yang memperlihatkan Gunung Lokon dan wilayah di sekitarnya dari jarak yang cukup tinggi.

Kolam Keberuntungan

Ketika berada disini pun nantinya Anda juga akan bisa untuk mencoba ramalan kuno Ciam Si. Dimana ramalan tersebut merupakan ramalan yang berisi syair syair kuno dari China.

Tapi, Anda tak perlu khawatir pasalnya nanti akan terdapat terjemahan dalam bahasa Indonesianya sehingga nantinya Anda akan tetap bisa membacanya dan mengerti maknanya.

Untuk itu, di pagoda ini nantinya akan tersedia beberapa batang bambu yang berbentuk seperti sumpit lebar yang diletakkan pada wadah bambu berbentuk bulat. Dalam masing masing batang bambu tersebut telah berisi nomer yang nantinya akan dikocok dan akan mengeluarkan satu batang bambu.

Kemudian dari nomer tersebut maka Anda pun nantinya hanya tinggal mencocokkan dengan kotak yang berada di sebelah kiri. Dimana kotak tersebut berisikan ramalan yang tertera dalam kanji China.

Sebelum melakukan pengocokan Anda pun bisa dengan memanjatkan doa permohonan terlebih dahulu kepada Dewi Kwan Im, barulah kemudian Anda bisa melakukan ritual untuk memperoleh ramalan kuno tersebut.

Selain itu, Anda pun juga bisa mengunjungi kolam yang berada di belakang vihara. Kolam satu ini dipercaya sebagai kolam keberuntungan dimana nantinya disini Anda pun bisa melempar koin untuk mendapatkan keberuntungan.

Sebelum melempar koin, Anda pun bisa berdiri di tepi kolam dan memilih bagian yang ingin untuk Anda lempar. Disini, terdapat lima bagian yang bisa untuk Anda pilih yakni mulai dari keberuntungan, kedudukan dan pangkat, panjang umur, harta dan juga bahagia. Nantinya Anda bisa berdiri di tepi kolam sesuai dengan permohonan Anda dan melemparkan koin tersebut ke arah lonceng.

Ketika koin yang Anda lempar tersebut mengenai lonceng, maka dipercaya jika doa tersebut akan terkabul. Selain itu, terdapat replika dari koin China yakni koin kuno yang di bagian tengahnya memiliki lubang yang akan menghalangi lonceng. Jadi koin replika tersebut berputar mengelilingi lonceng, dimana lonceng tersebut berada di tengah tengah lubang koin.

Berkunjung ke Pagoda Ekayana ini tentu saja menjadi momen wisata yang seru dan unik, yang tentu saja menjadi salah satu wisata religi yang bisa untuk Anda kunjungi ketika berada di Tomohon. Dengan menawarkan kunjungan yang menarik bagi wisatawan tersebut tentu saja tak mengherankan jika tempat satu ini selalu ramai pengunjung terutama saat liburan tiba.(*)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved