Rapid Antigen

Apakah Perlu Rapid Test Antigen Saat Hendak Berangkat dari Bandara Internasional Sultan Hasanuddin?

Rapid tes antigen atau rapid antibody belum diwajibkan bagi penumpang yang tiba di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar.

Editor: muhammad irham
Tribun Timur
Suasana di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, Sulawesi Selatan 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Apakah penumpang yang ingin ke Sulawesi Selatan melalui Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, perlu memiliki dokumen hasil rapid antigen? Pertanyaan ini dijawab oleh manajemen PT Angkasa Pura I yang membawahi Bandara Internasioal Sultan Hasanuddin Makassar. 

Rapid tes antigen atau rapid antibody belum diwajibkan bagi penumpang yang tiba di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar.

Khusus di Sultan Hasanuddin International Airport, manajemen Angkasa Pura I masih menunggu surat edaran resmi darI Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

"Untuk saat ini tidak mewajibkan suket antigen sampai ada surat edaran pak gubernur yang mewajibkan suket tersebut," kata  Stakeholder Relation Manager Angkasapura I (AP1) Bandar Udara (Bandara) Sultan Hasanuddin, Iwan Risdianto.

Adapun penumpang dari Jakarta menuju Makassar, tentu saja wajib mengantongi surat keterangan rapid test antigen.

Mengingat surat keterangan itu persyaratan  untuk masuk atau keluar dari Pulau Jawa.

Rapid Tes Antigen di Bandara

Bagi pendatang yang akan memasuki wilayahnya, sejumlah pemerintah daerah menerapkan kewajiban melampirkan rapid test antigen atau Polymerase Chain Reaction (PCR).

Pemerintah pusat diketahui telah mengganti aturan perjalanan, yang sebelumnya menggunakan rapid test antibodi menjadi rapid test antigen mulai 18 Desember 2020.

Salah satu daerah yang mewajibkan rapid test antigen adalah DKI Jakarta.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved