Tradisi Aneh

Tradisi-tradisi Aneh Ini Masih Dipertahankan, Satu di Antaranya Ada di Indonesia

Tradisi yang tampak normal bagi satu budaya mungkin dianggap aneh oleh budaya lain, begitu pula sebaliknya.

Editor: muhammad irham
int
Tradisi Manene di Tana Toraja, Sulawesi Selatan 

Pelat bibir tersebut bertambah ukurannya setiap tahun sehingga bibir juga ikut meregang.

Beberapa pria melakukan tradisi serupa dengan telinga mereka.

Mereka juga mendoktrin prajurit mereka yang dengan menambahkan bekas luka, keyakinannya bahwa semakin banyak bekas luka yang mereka miliki, semakin menarik bagi anggota perempuan dari suku tersebut.

6. Mayat Berjalan

Para penduduk Toraja di Indonesia mempraktikan budaya tak biasa ini dengan meletakkan tubuh mayat di peti mati sebelum 'dibangkitkan'.

Tradisi yang cukup unik ini dikenal dengan upacara Ma' Nene.

Di desa-desa yang terletak di pegunungan Sulawesi Selatan, Indonesia, para tetua telah membangkitkan orang mati selama berabad-abad.

Menurut kepercayaan agama masyarakat Toraja, agar orang yang meninggal dapat mencapai alam baka yang dikenal sebagai “Puya” atau “Tanah Jiwa”, jenazah mereka harus dikembalikan ke tempat kelahirannya untuk dimakamkan.

Mayat dibangkitkan dari kematian dan berjalan ke tempat peristirahatan yang baru.

7. Menggantung Peti Mati

Kamu dapat menyaksikan artefak gantung yang tak terhitung jumlahnya dan fenomena okultisme pada tebing curam di sepanjang Sungai Yangtze, Cina.

Beberapa budaya di China mengubur anggota keluarga mereka dan menggantung mereka di tebing setelah kematian.

Peti mati umumnya digantung setinggi 33 hingga 164 kaki dan bahkan ada yang setinggi 328 kaki di atas tanah.

Masih belum diketahui secara pasti bagaimana peti mati ditempatkan di ketinggian yang begitu tinggi.

Peti mati gantung tertua diketahui berusia hampir 2000 tahun.

8. Lompat Bayi El Colacho

Penduduk Spanyol telah mengambil bagian dalam budaya berbahaya dan aneh yang disebut El Colacho ini sejak 1620.

El Colacho berarti lompat bayi yang bertujuan untuk mengusir setan.

Dalam festival ini, bayi dibaringkan di atas kasur yang terletak di jalanan dan para pelompat mengenakan kostum tradisional agar terlihat seperti setan.

9. Melempar Bayi

Ini adalah praktik umum bagi orang-orang di desa Solapur, Maharashtra, India, untuk membuang bayi yang baru lahir dari teras menara setinggi 50 kaki.

Ada orang di kaki menara yang memegang seprai untuk menangkap bayi agar selamat.

Diyakini bahwa ini memberi para bayi mereka keberuntungan, umur panjang dan hidup sehat.

10. Menggendong Wanita di Atas Bara Api

Dalam budaya Tionghoa, seorang suami harus menggendong pengantin perempuannya di atas panci bara api sebelum memasuki rumah mereka untuk pertama kali.

Mitos mengatakan bahwa kebiasaan aneh ini dilakukan untuk memastikan dia akan mendapatkan persalinan yang mudah dan sukses.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved