Mengantuk di Tengah Perjalanan? Jangan Tidur di Mobil dalam Kondisi Mesin Menyala

Tentunya, pengemudi membutuhkan waktu untuk sekadar berisitirahat dan mengembalikan staminanya sebelum melanjutkan perjalanan.

Editor: muhammad irham
int
Bahaya tidur di mobil dengan mesin menyala 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Melakukan perjalanan dengan mengendarai kendaraan roda empat tidak luput dari rasa lelah. Apalagi setelah musim libur natal dan tahun baru berakhir, tidak sedikit pemilik kendaraan yang menempuh jarak hingga ratusan kilometer untuk kembali ke rumah.

Tentunya, pengemudi membutuhkan waktu untuk sekadar berisitirahat dan mengembalikan staminanya sebelum melanjutkan perjalanan.

Banyak yang kemudian mencari tempat nyaman dan tidur di dalam mobil hingga beberapa waktu.

Namun, saat hendak tidur di dalam mobil ternyata ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar tidak menimbulkan kejadian yang tidak diinginkan.

Dealer Technical Support Dept. Head PT Toyota Astra Motor (TAM) Didi Ahadi mengatakan, saat hendak tidur di dalam mobil sebaiknya memilih tempat yang aman dan nyaman terlebih dahulu.

Hindari bersitirahat di tempat sepi atau di bawah pohon.

“Saat tidur di mobil, sebaiknya mesin dalam kondisi mati dan tidak menyalakan AC. Hal ini untuk mengantisipasi adanya gas beracun yang bisa terhirup dan menyebabkan pengemudi keracunan,” ujar Didi saat dihubungi Kompas.com belum lama ini.

Didi menambahkan, ketika ingin beristirahat di dalam mobil hal terpenting yang harus diperhatikan adalah sirkulasi udara.

“Sebaiknya kaca dibuka sedikit agar ada sirkulasi udara yang baik, sehingga saat beristirahat di dalam mobil pengemudi bisa nyaman dan tentunya aman,” kata Didi.

Hal serupa diungkapkan oleh Training Director The Real Driving Center Marcell Kurniawan.

Dirinya juga menyarankan agar pengemudi tidak tidur di dalam mobil dengan kondisi mesin dan AC menyala.

“Akan sangat berbahaya jika di lokasi parkir memiliki sirkulasi udara yang kurang baik, seperti di basement,” kata Marcell.

Hal itu bisa menyebabkan terjadinya kebocoran karbon dioksida dan gas bisa masuk ke kabin mobil.

Gas beracun bisa saja terhirup dan membuat pengemudi lemas hingga menyebabkan kematian.

“Jika memang pengemudi sudah merasa lelah, sebaiknya melakukan istirahat atau tidur sebentar (power nap) dengan durasi antara 10 sampai 15 menit saja.

Tetapi juga harus dilakukan di ruang terbuka dengan sirkulasi udara yang bagus serta jendela sedikit terbuka,” ucapnya.(*)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved