Hukuman Kebiri

Sah, Hukum Kebiri Bagi Predator Seksual Sah Diberlakukan di Indonesia, Siapa Saja yang Bisa Kena?

Aturan mengenai hukuman kebiri untuk predator seksual di Indonesia, resmi ditandatangani oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo

Editor: muhammad irham
int
Ilustrasi 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Aturan mengenai hukuman kebiri untuk predator seksual di Indonesia, resmi ditandatangani oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo. Peraturan tersebut tertuang melalui PP Nomor 70 Tahun 2020 tentang Tata Cara Pelaksanaan Tindakan Kebiri Kimia, Pemasangan Alat Pendeteksi Elektronik, Rehabilitasi, dan Pengumuman Identitas Pelaku Kekerasan Seksual terhadap Anak ditandatangani Jokowi pada 7 Desember 2020 lalu.

Lalu siapa saja yang bisa dikenakan hukum kebiri dan pemasangan chip? 

Berikut detailnya sesuai PP tersebut:

- Pelaku Kekerasan Seksual terhadap Anak

- Pelaku Tindak Pidana Persetubuhan kepada Anak dengan Kekerasan atau Ancaman Kekerasan Seksual Memaksa Anak Melakukan Persetubuhan Dengannya atau dengan Orang Lain (Pelaku persetubuhan).

- Pelaku Tindak Pidana Perbuatan Cabul kepada Anak dengan Kekerasan atau Ancaman Kekerasan Seksual, Memaksa, Melakukan Tipu Muslihat, Melakukan Serangkaian Kebohongan, atau Membujuk Anak untuk Melakukan atau Membiarkan Dilakukan Perbuatan Cabul. (Pencabulan).

Sedangkan anak-anak yang melakukan tindak kekerasan seksual, tidak dikenakan hukum kebiri tersebut. Hal ini tertuang dalam pasal 4.

Tindakan kebiri dilakukan paling lama 2 tahun. Tindakan Kebiri Kimia dilakukan melalui tahapan penilaian klinis, kesimpulan, dan pelaksanaan.

"Pendanaan pelaksanaan Tindakan Kebiri Kimia, pemasangan alat pendeteksi elektronik, rehabilitasi, dan pengumuman identitas Pelaku Kekerasan Seksual Terhadap Anak bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah; dan sumber lain yang sah dan tidak mengikat, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang- undangan," demikian bunyi Pasal 23.(*)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved