Kota Tomohon

Kota Tomohon Masih Zona Merah, Warga Diimbau Tak Buat Kerumunan

Kota ini, sejak beberapa pekan terakhir, ditetapkan sebagai daerah berbahaya atau daerah beresiko tinggi penularan Covid-19.

Editor: muhammad irham
int
Ilustrasi 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kasus positif corona di Kota Tomohon, Sulawesi Utara, terus bertambah, Senin (4/1/2021). Kota ini, sejak beberapa pekan terakhir, ditetapkan sebagai daerah berbahaya atau daerah beresiko tinggi penularan Covid-19.

Berdasarkan data dari Satgas Covid-19 Tomohon, hingga Minggu (3/1/2021), jumlah kasus positif corona di Tomohon telah mencapai 1.120 kasus. Atau bertambah tiga kasus baru jika dibandingkan dengan hari sebelum.

“Hal ini akibat masih terjadinya transmisi lokal karena masih adanya kerumunan-kerumunan warga dalam berbagai acara/kegiatan, baik suka maupun duka, keagamaan. Berkenaan dengan hal tersebut, maka kembali disampaikan kepada seluruh masyarakat kiranya tetap disiplin mematuhi protokol kesehatan karena penerapan protokol kesehatan secara ketat dimaksudkan untuk kebaikan kita bersama,” ungkap Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pemerintah Kota Tomohon Yelly Potuh SS, dalam keterangan persnya, Minggu (3/1) kemarin.

Potuh mengimbau, jika ingin Tomohon lepas dari zona merah, warga diimbau agar tinggal di rumah dan tidak menggelar acara yang menyebabkan orang berkerumun. '

“Terima kasih kepada seluruh masyarakat yang tetap mematuhi imbauan pemerintah untuk menerapkan protokol kesehatan seperti menghindari kerumunan atau berkumpulnya orang dalam jumlah banyak, selalu menjaga jarak (minimal 1 meter) dan menghindari kontak fisik dengan orang lain," katanya.

Ia juga mengimbau agar masyarakat rajin mencuci tangan dengan sabun di air mengalir atau menggunakan hand sanitizer, dan tingkatkan imunitas tubuh masing-masing dengan berolahraga secara teratur, berpikir positif, makan makanan yang bergizi, mengonsumsi vitamin, serta menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), karena mencegah lebih baik daripada mengobati.

Diketahui, hingga Minggu (3/1), jumlah warga yang dirawat di fasilitas kesehatan 49 orang atau bertambah 4 kasus. Sementara dari total kasus, 33 lainnya dinyatakan meninggal.(*)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved