Virus Corona

Pakar Epidemologi Unsrat Berani Sebut Tingginya Angka Covid-19 karena Efek Pilkada

massifnya kasus terkonfirmasi positif Covid-19 sekarang adalah imbas dari pelaksanaan Pilkada yang dipaksakan di tengah pandemi.

Editor: muhammad irham
Tribun Manado
Wakil Wali Kota Manado, Mor Bastiaan 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Pakar Epidemiologi dari Universitas Sam Ratulangi (Unsrat), Manado, Sulawesi Utara,  Prof Grace Kandou mengatakan, mewabahnya Covid-19 saat ini terjadi akibat pelaksanaan Pilkada. 

Ia mengatakan, massifnya kasus terkonfirmasi positif Covid-19 sekarang adalah imbas dari pelaksanaan Pilkada yang dipaksakan di tengah pandemi.

"Sebab selama pelaksanaan pilkada, tak bisa dipungkiri sangat banyak pelanggaran protokol kesehatan yang terjadi. Tentu saja risikonya adalah penyebaran virus kembali menjadi tak terkendali," kata Prof Grace.

Grace Kandou menyebut percuma dilakukan pembatasan aktivitas, jika masyarakat banyak yang tidak menerapkan protokol kesehatan.

Protokol kesehatan dimaksud yakni menggunakan masker, menjaga jarak serta mencuci tangan teratur pakai sabun.

Ia juga menyebut bahwa penerapan aturan dan kebijakan yang diambil, membuat banyak masyarakat sekarang justru semakin tidak percaya adanya Covid-19.

"Sehingga jangan heran kalau ada protes terkait pembatasan aktivitas yang dilakukan dan ini sudah merupakan konsekuensi yang harus dihadapi pemangku kepentingan," terangnya

Ia juga menambahkan pembatasan aktivitas yang dilakukan saat ini, masih setengah hati. Sebab aktivitas hanya dibatasi pada malam hari, sementara siang tak ada pembatasan.

"Ingat, penyebaran Covid-19 terjadi setiap saat. Jadi jika mau melakukan pembatasan aktivitas harus sepenuhnya. Jangan hanya malam, yang terkesan setengah-setengah," ucap dia

Di sisi lain pengawasan serta penerapan protokol kesehatan juga merupakan kunci meminimalisir penyebaran Covid-19.

Sehingga sangat penting untuk mengawasi penerapan protokol kesehatan dalam setiap aktivitas.

"Sebab meski dilakukan pembatasan aktivitas namun jika banyak masyarakat yang mengabaikan protokol kesehatan, maka hal tersebut, percuma dilakukan karena penyebaran masih akan terus terjadi," tandasnya. 

Wakil Wali Kota Manado Positif Corona

Dalam perkembangan lainnya, Wakil Wali Kota Manado Mor Dominus Bastiaan (Mor) masih menjalani isolasi mandiri setelah dinyatakan positif Covid-19.

Karena alasan masih isolasi mandiri itulah Mor berhalangan menghadiri apel perdana para pegawai Pemkot Manado, Senin (4/1/2021) pagi.

Wali Kota Manado GS Vicky Lumentut menyampaikan kondisi Mor tersebut pagi tadi.

"Beberapa hari lalu, saya menghubungi Pak Wakil Wali Kota, tetapi rupanya dalam masa isolasi sehingga hari ini belum bisa bersama-sama dengan kita," ucap Vicky Lumentut.

Pada Pilkada Manado November 2020, Mor maju sebagai calon Wali Kota Manado untuk periode 2021-2026. 

Namun Mor yang berpasangan dangan HJP belum berhasil. 

Apel perdana tahun 2021 lingkup Pemkot Manado berlangsung di Ruang Serbaguna Kantor Wali Kota Manado.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved