Kecelakaan Pesawat Sriwijaya Air

Ini Kronologi Lengkap Jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air SJ-182 di Perairan Kepulauan Seribu

KNKT membeberkan hasil investasi dari preliminary report atau laporan awal penyelidikan Sriwijaya Air SJ-182.

Editor: muhammad irham
int
Sriwijaya Air 

"Harusnya, logikanya, pesawat mesin mati satu itu enggak apa-apa. Mesin mati satu pun (pesawat) masih bisa terbang."

"Lalu kenapa kalau autothrottle-nya saja pesawatnya bisa roll dan pitch down? Kembali ini kita juga mencari jawabannya," tuturnya.

Autothrottle pada pesawat, kata Nurcahyo, sebenarnya bukan komponen yang penting.

Namun, ia kembali menegaskan, bahwa pihaknya masih mencari jawaban terkait mengapa pesawat mengalami roll.

"Autothrottle sendiri bukan suatu komponen yang signifikan, yang mandatory, sehingga diizinkan rusak untuk 10 hari," katanya.

"Mengapa tidak te-recover, kenapa pesawatnya menjadi roll, ini yang kita juga belum tahu," lanjutnya.

Karena itu ia berharap cockpit voice recorder (CVR) segera ditemukan agar diketahui percakapan pilot saat insiden terjadi.

"Mudah-mudahan kita bisa tahu jawabannya kalau CVR ditemukan," tandas dia.

CVR Diduga Tertimbun Lumpur

CVR Sriwijaya Air SJ-182 diduga tertimbun lumpur di dasar laut, 

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved