Internasional

Turis Dianggap Bisa Tularkan Covid-19 ke Gorila, Bagaimana Bisa?

Benarkah manusia berpotensi besar menularkan virus corona (Covid-19) ke gorila?

Editor: Isvara Savitri
Timbuktu Travel
Gorila di Rwanda. 

TRIBUNMANADOTRAVEL, OXFORD - Ketika berwisata ke suatu tempat tertentu, biasanya turis mengabadikan momen dengan berfoto.

Entah itu di alam bebas, di tempat bersejarah, maupun di tempat penangkaran hewan.

Banyak juga turis yang berfoto bersama hewan seperti gorila.

Namun, di tengah pandemi virus corona (Covid-19), hal ini dianggap sebagai sesuatu yang berisiko.

Ya, manusia dianggap berisiko besar menularkan Covid-19 ke gorila.

Seorang pria tersenyum saat selfie dengan seekor gorila awal bulan ini di Taman Nasional Virunga dengan masker menutupi dagunya.
Seorang pria tersenyum saat selfie dengan seekor gorila awal bulan ini di Taman Nasional Virunga dengan masker menutupi dagunya. (instagram)

Hal ini disampaikan oleh ilmuwan dari Oxford Brookes University di Inggris.

Ia mempelajari ratusan postingan di Instagram dari para turis dan melihat dari dekat potensi gorila yang terancam punah.

Mereka menemukan banyak turis yang mendekati primata untuk menyebarkan penyakit dan virus, menurut siaran pers pada hari Selasa (16/2/2021) yang dilansir dari news.com.au.

"Risiko penularan penyakit antara pengunjung dan gorila sangat memprihatinkan," kata Gaspard Van Hamme, penulis utama studi tersebut.

Dia mulai mengerjakan studi selama program master universitasnya.

Baca juga: Badai Musim Dingin Melanda Texas, 4 Ribu Penyu Laut Pingsan

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved