Tasteatlas Awards 2020

Bandung Masuk 56 Kota dengan Makanan Tradisional Terbaik Dunia, Ada Seblak hingga Batagor

Berikut 56 kota yang masuk kategori Kota dengan Makanan Tradisional Terbaik di Tasteatlas Awards 2020.

Editor: Isvara Savitri
Sajian Sedap/Virny Aprilianty
Ilustrasi seblak ceker mercon kuah ala Sajian Sedap. 

TRIBUNMANADOTRAVEL - Tasteatlas akhirnya merilis Tasteatlas Awards 2020.

Situs asal Kroasia ini adalah situs yang mengulas masakan tradisional, resep lokal, dan restauran autentik di seluruh dunia.

Salah satu kategori dalam Tasteatlas Awards 2020 adalah Kota dengan Makanan Tradisional Terbaik (Best Cities for Traditional Food).

Penilaian untuk kategori tersebut dilakukan oleh kritikus profesional dan 63.402 suara (voting) pembaca Tasteatlas.

Ada 56 kota yang masuk dalam daftar tersebut, salah satunya Bandung.

Bandung, Jawa Barat mewakili Indonesia sebagai Kota dengan Makanan Tradisional Terbaik Tasteatlas Awards 2020.

Berikut daftar lengkap kota-kota di dunia yang diklaim sebagai kota dengan makanan tradisional terbaik menurut Tasteatlas.

1. Paris, Prancis

Macaron, makanan ringan asal Prancis.
Macaron, makanan ringan asal Prancis. (Freepik.com)

Di posisi pertama ada Kota Paris, Prancis. Kota romantis ini mempunyai banyak makanan tradisional yang layak dicoba.

Misalnya saja, macaron, baguette dan escargot yang terbuat dari siput. 

Walau beberapa makanan Prancis mulai banyak dijual di Indonesia, tetapi kamu tetap harus mencobanya jika suatu saat berkunjung ke sana.

Temukanlah makanan dengan rasa autentik agar tahu bedanya dengan yang dijual di Indonesia. 

2. Roma, Italia 

Kota Roma Italia mempunyi banyak makanan tradisional yang lezat, salah satunya ialah pizza al taglio atau pizza slice.

Berbeda dengan pizza Italia biasanya, pizza al taglio dipanggang dalam nampan berbentuk persegi dan umumnya dijual dalam bentuk persegi juga.

Baca juga: Akan Berhenti Diproduksi 18 Agustus 2021, Berikut 6 Fakta Unik Lays

Harga pizza-nya pun dihitung per kilogram atau per 100 gram. Selain itu ada pula pasta carbonara dan pizza bianca atau white pizza. 

3. Buenos Aires, Argentina 

Buenos Aires adalah ibu kota Argentina yang menjadi pusat Plaza de Mayo atau bangunan bersejarah.

Di sini terdapat deratan bangunan abad ke-19 yang megah, misalnya saja Casa Rosada.

Selain bangunan bersejarah, Buenos Aires juga menyimpan segudang makanan tradisional yang layak dicicipi. Seperti dulche de lache atau sejenis susu kental manis dari Argentina yang digunakan sebagai isian kue dan pai.

Ada pula, milanesa napolitana atau steak goreng tepung yang populer sejak tahun 1940-an.

Kekayaan hidangan inilah yang lantas membuat Buenos Aires masuk dalam salah satu kota dengan makanan tradisional terbaik versi Tasteatlas.

4. Istanbul, Turki 

Lokum, makanan khas Turki.
Lokum, makanan khas Turki. (Freepi.com)

Di Kota ini kamu dapat menemukan beragam makanan tradisional yang cukup populer, misalnya lokum dan dandurman. 

Dondurma sendiri adalah es krim khas Turki yang disajikan dengan cara unik. Penjual akan 'menarik-ulur' es krim dengan menggunakan tongkat sebelum diberikan ke pembeli. 

Selain cara penyajiannya yang unik, bahan pembuatan dondurma juga berbeda dengan es krim kebanyakan. 

Masyarakan Turki menambahkan pengental ke dalam adonan es krim agar tidak cepat meleleh. Pengental ini disebut dengan arab gum atau damar wangi yakni sejenis tepung yang dibuat dari akar anggrek ungu purba.

5. Mexico City, Meksiko

Kota yang menggunakan bahasa Spanyol sebagai bahasa sehari-hari ini punya banyak makanan tradisional yang terkenal. Salah satunya ialah tacos.

Hampir seluruh dunia tahu apa itu tacos, begitu pula dengan Indonesia.  Makanan yang menggunakan tortila ini kerap dikombinasikan dengan beraneka bahan untuk isiannya. 

Baca juga: Puluhan Paus Terdampar di Madura, Warga Justru Asyik Selfie Namun Ada yang Dorong Paus ke Laut

Ada yang mengisinya dengan sosis, daging asap, hingga makan manis seperti selai cokelat dan pisang.

Selain tacos, ada pula escamoles atau makanan dari kaviar dari telur semut Meksiko. Serta, danger dog sejenis hot dog ala Meksiko, dan masih banyak makanan lainnya. 

6. Kyoto, Jepang

Selain keindahan kotanya saja, Kyoto Jepang juga memiliki beragam kuliner tradisional yang layak dicoba. Salah satunya ialah saba sushi atau sushi berisi ikan tenggiri atau makarel filet yang diawetkan. 

Sushi ini memiliki rasa yang khas karena menggunakan ikan yang sudah diawetkan. Pastikan kamu tak lupa mencobanya jika suatu saat berkunjung ke Kyoto. 

Jangan lupa pula untuk mencicipi aneka dessert lezat khas Kyoto seperti yatsuhashi atau manisan tepung beras ketan. 

7. Bandung, Indonesia

Ilustrasi seblak ceker mercon kuah ala Sajian Sedap.
Ilustrasi seblak ceker mercon kuah ala Sajian Sedap. (Sajian Sedap/Virny Aprilianty)

Kota yang dijuluki dengan nama Kota Kembanng ini punya banyak menu makanan tradisional yang wajib dicoba.

Misalnya saja,seblak, batagor, cireng, cilok, surabi, karedok, dan masih banyak makanan lainnya.

Tak sulit menemukan tempat-tempat yang menjual makanan tradisional Bandung dengan rasa autentik. Bahkan, di kaki lima pun ada. 

Kamu dapat mengunjungi kawasan Cibadak, Dago, ataupun Paskal Food Market. Semua makanan tradisional Bandung, banyak dijual di sana. 

8. Napoli, Italia 

Selain Roma, Kota Napoli Italia juga memiliki banyak kuliner tradisional yang khas. Di Kota ini kamu dapat menyantap pizza serta lasagna dengan rasa autentik. 

Salah satu varian pizza yang populer di Napoli ialah neapolitan pizza. Selain itu ada pula, calzone pizza yang bentuknya seperti pizza lipat. 

Baca juga: Turis Dianggap Bisa Tularkan Covid-19 ke Gorila, Bagaimana Bisa?

Pastikan kamu mencicipi seluruh pizza tradisional Napoli jika suatu berkunjung ke kota ini. Jangan lupa, cicipi pula gelato stoberi khas Napoli yang enak dan menyegarkan. 

9. Melbourne, Australia

Selanjutnya, mari beranjak ke benu Australia. Ada Kota Malbourne yang juga masuk ke dalam salah satu kota dengan makanan tradisional terbaik

Di Kota ini kamu dapat dengan mudah menemukan vagemite atau selai khas Australia yang memiliki rasa pahit dan asin.

Biasanya masyarakat Australia mengoleskan vagemite pada biskuit atau roti. Selain vagemite ada juga, barbecue snags atau sosis khas Australia serta beragaman makanan tradisional lainnya. 

10. Lisbon, Portugal 

Makanan tradisional Kota Lisbon Portugal didominasi dengan minyak zaitun, bawang putih, dan ikan. 

Masakan Portugal didominasi dengan minyak zaitun, bawang putih dan ikan.

Beberapa makanan tradisional Lisbon yang cukup terkenal di antaranya ialah bacalhau, sandwich prego, serta sardinhas assadas atau makanan dari ikan sarden yang dipanggang. 

11. Beirut, Lebanon

Makanan tradisional Lebanon lebih mengacu pada cita rasa Timur Tengah. Bahan yang digunakan meliputi serealia utuh, buah-buahan, sayuran, pati, ikan segar, dan makanan laut. 

Di Beirut atau wilayah Lebanon lainnya, masyarakat lebih gemar mengonsumsi daging unggas daripada daging merah.

Beberapa makanan Beirut yang terkenal di antaranya ialah hummus, shawarma atau taco ala Timur Tengah, serta sfiha atau kebab daging domba.

12. New Delhi, India

Makanan tradisional Indonesia dibuat dengan menggunakan banyak rempah-rempah khas dan sayuran yang tumbuh di datarannya. 

Walau tidak sepopuler Jepang atau Korea, tetapi beberapa makanan tradisional India seperti laddu dan naan mulai populer di Indonesia.

Kamu dapat menikmati makanan tersebut di restoran India terdekat di rumahmu. 

13. Bangalore, India

Selain New Delhi, Kota Bangalore juga punya banyak makanan tradisional. Ciri khas makannya tidak jauh berbeda dari Kota New Delhi. 

Di kota ini, kamu dapat mencicipi nasi biryani yang khas serta kulfi atau es krim tradisional Indonesia yang terbuat dari susu murni. 

14. Bangkok, Thailand

Ilustrasi salah pepaya khas Thailand atau som tam.
Ilustrasi salah pepaya khas Thailand atau som tam. (SHUTTERSTOCK VIA KOMPAS.COM)

Kota Bangkok Thailand dikenal memiliki banyak tempat wisata kuliner menarik. Di tempat tersebut kamu dapat menemukan banyak makanan tradisional Bangkok yang menggugah selera. 

Salah satunya ialah som tam atau salah pepaya. Salad ini banyak dijual di pinggir jalan atau tenda kaki lima.

Isi saladnya, ada potongan pepaya hijau yang diiris tipis, kacang, kacang hijau, tomat, dan saus khusus. 

Saus tersebut terbuat dari bawang putih, cabai, kecap ikan, udang kering, gula aren, dan jeruk nipis atau asam Jawa.

15. Mumbai, India

Di urutan ke-15 ada Kota Mumbai India. Di kota ini, kamu dapat menemukan beragam makanan tradisional khas dengan rasa autentik.  

Jika dibandingkan dengan New Delhi dan Bangalore, Kota Mumbai memiliki banyak jajanan tradisional dengan cita rasa manis.

Baca juga: Badai Musim Dingin Melanda Texas, 4 Ribu Penyu Laut Pingsan

Misalnya saja gulab jamun dan khaja. Dua camilan manis ini umumnya disajikan sebagai makanan penutup saat perjamuan makan malam. 

Tasteatlas juga menyebut kota-kota berikut sebagai kota yang memiliki makanan tradisional terbaik. Berikut lis lengkapnya:

16. Hong Kong, China

17. Bucharest, Rumania

18. Prague, Republik Ceko 

19. San Fransico, Amerika Serikat

20. Sofia, Bulgaria

21. Tel Aviv, Israel 

22. Sau Paulo, Brazil

23. Rio de Jeneiro, Brazil

24. Chennai, India

25. Budapest, Hungaria

26. Genoa, Italia

27. Balgrade, Serbia

28. Sarajevo, Bosnia dan Herzegovina

29. Los Angles, Amerika Serikat

30. Brussels, Belgia

31. Osaka, Jepang 

32. Madrid, Spanyol

33. Vienna, Austria

34. Moscow, Rusia

35. Amsterdam, Belanda

36. Marrakesh, Maroko 

37. Syndey, Australia

38. Barcelona, Spanyol

39. Zurich, Swiss

40. Houston, Amerika Serikat

41. Seoul, Korea Selatan

42. Porto, Portugal 

43. Venice, Italia

44. Bologna, Italia 

45. Krakow, Polandia

46. Munich, Jerman 

47. Dublin, Iralandia

48. Milan, Italia 

49. Copenhagen, Denmark

50. Florance, Italia 

51. Chicago, Amerika Serikat

52. New Orleans, Amerika Serikat 

53. Warsaw, Polandia

53. Stockholm, Swaden

54. Berlin, Jerman 

55. Philadelpia, Amerika Serikat

(*)

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved