Sulawesi Utara

5 Destinasi Wisata Pantai di Likupang yang Wajib Dikunjungi

Jika berkunjung ke Sulawesi Utara, Likupang merupakan salah satu daerah yang wajib dikunjungi.

Editor: Isvara Savitri
Dokumentasi Kementerian Pariwisata
Salah satu pantai di Likupang, Minahasa Utara, Sulawesi Utara. 

TRIBUNMANADOTRAVEL, MINAHASA UTARA - Likupang yang terletak di Minahasa Utara, Sulawesi Utara merupakan salah satu destinasi super prioritas pemerintah.

Sejak dulu, Likupang terkenal akan keindahan pantainya.

Jika menyukai diving, snorkeling, atau sekadar bermain-main di pantai, datang ke Likupang merupakan pilihan yang tepat.

Untuk ke Likupang, masyarakat dari luar Sulawesi Utara bisa menggunakan pesawat dan mendarat di Bandara Sam Ratulangi, Manado.

Rencanangnya, Bandara bermoto "Sitou Timou Tumou Tou" ini akan diperbesar dan menambah jalur runway. 

Jarak dari Manado ke Likupang berkisar 31,5 KM atau sekitar dua jam. 

Lantas, wisata pantai di mana saja menarik  pantai apa saja di Likupang ini? Berikut pantai dan pulau yang bisa wisawatan kunjungi:

1. Pantai Paal

Pantai Paal di Minahasa Utara
Pantai Paal di Minahasa Utara (Ksmtour.com)

Pantai ini adalah terdekat dari Manado. Lokasinya berada di Desa Marinsow, Likupang Timur.

Di sini, wisatawan bisa bermain di pinggir pantai dengan pasir putih sambil menyantap makanan-makanan khas Manado.

Jika lapar dan haus, di sini terdapat beberapa warung.

Selain itu, wisatawan juga bisa bermain banana dan ufo boat.

Apabila ingin snorkeling dan diving, maka harus ijin pengelola setempat dan dipandu masyarakat lokal.

Tiket masuk yang harus dibayar per orang Rp 5 ribu, dan belum termasuk biaya parkir.

2. Pantai Pulisan

Dari Pantai Pal menuju ke Pantai Pulisan hanya membutuhkan waktu sekitar 20-25 menit.

Baca juga: Ada Patung Raksasa Ir Soekarno, Sandiaga Uno Dukung Penuh Pembangunan Bandung Freedom Park

Baca juga: Berkenalan dengan Pantai Batu Pinagut, Primadona Pariwisata Bolaang Mongondow Utara

Lokasinya berada di Desa Pulisan, Likupang Timur.

Pantai ini memiliki lima titik pantai yang dipisahkan oleh tebing.

Di bawah tebing-tebing ini, terdapat goa-goa yang berisi air laut tenang.

Setiap titik pantai bisa wisatawan akses dengan perahu kecil yang disewakan masyarakat sekitar seharga Rp 15 ribu-Rp 20 ribu per orang.

Beragam spot foto bisa wisatawan temui disini, seperti goa di bawah tebing, di pinggir pantai, atau dari atas tebing yang rencananya akan dijadikan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

Tiket masuk ke Pantai Panulisan yakni Rp 5.000, ditambah parkir mobil

3. Pulau Lihaga

Pulau yang memiliki luas delapan hektar ini tidak berpenghuni.

Kendati demikian, pulau ini menyimpan keindahan menarik.

Pasir di Pulau Lihaga halus dan putih.

Meski tidak berpenghuni, terdapat sejumlah fasilitas yang bisa wisatawan gunakan, seperti kamar mandi dan tempat duduk untuk bersantai.

Tidak ada penginapan disini, tetapi wisatawan bisa membangun tenda untuk bermalam di Pulau ini.

Hal lain yang menarik adalah pantai di pulau ini memiliki air biru kehijauan, dengan ombak tenang, sehingga cocok untuk berenang dan berfoto.

Baca juga: Kabar Baik, Lion Air Gratiskan Bagasi Bagi Penerbangan PP Jakarta dan Batam

Baca juga: Pilihan Mewah Bagi Tamu Positif Covid-19 di Resor Baha Mar, Pilih Jet Pribadi Gratis untuk Pulang

Wisatawan yang ingin berkunjung bisa berangkat dari Dermaga Serai, Likupang Barat.

Tiket masuk ke Pulau ini Rp 20 ribu, berlum termasuk penyewaan kapal dari Dermaga Serai yang berkisar Rp 700 ribu-Rp 850 ribu, tergantung besar kapal.

4. Pulau Gangga

Dari Pulau Lihaga ke Pulau Gangga hanya membutuhkan waktu 10 menit. 

Karena luas Pulau yang lebih besar dari Pulau Lihaga, di sini ada penginapan yang bisa wisatawan singgahi atau tinggal bersama penduduk Desa Gangga. 

Wisatawan yang berkunjung ke Pulau Gangga bisa snorkelingdiving, berenang di pinggir pantai dan bermain dengan kapal kano. 

Ada 3-4 spot diving yang bisa dilakukan malam hari atau disebut night dive.

Diving juga bisa dilakukan di Daerah Perlindungan Laut (DPL) di mana trumbu karangnya terjaga.

Dengan luas pulau yang mencapai 14,5 hektar, wisatawan bisa menyaksikan matahari terbit dan terbenam yang juga sangat pas untuk diabadikan.

5. Pantai Talise

Belajar Bersama Alam di Desa Tambun Pulau Talise Kabupaten Minahasa Utara.
Belajar Bersama Alam di Desa Tambun Pulau Talise Kabupaten Minahasa Utara. (Tribunmanado.co.id/Fransiska Noel)

Pulau dengan luas lebih dari 200 hektar di sebelah Pulau Gangga ini memiliki empat desa di dalamnya--Desa Tambun, Desa Talise, Desa Air Banoa, dan Desa Kina Bubutan.

Pulau Gangga ke Pulau Talise membutuhkan waktu sekitar satu jam. 

Adapun yang membedakan pulau ini dengan pulau lainnya, yakni adanya hutan di dalam pulau.

Hutan di Pulau Talise memiliki banyak hewan, salah satunya monyet yaki dan rusa. 

Baca juga: Ingin Berwisata di Musim Hujan? Yuk Simak Tips Berikut Ini

Baca juga: Kunjungi Destinasi Wisata Baru di Klaten, Berikut Harga Tiket Taman Jlengut

Wisatawan juga bisa snorkeling dan diving untuk melihat kehidupan bawah laut di pantai pulau indah tersebut.

Wisatawan tidak dikenakan biaya masuk, tetapi perlu menyewa kapal dari Dermaga Desa Sewai untuk menuju ke Pulau Talise.

Jika ingin berkunjung taati protokol kesehatan dengan memakai masker, jaga jarak minimal satu meter, gunakan hand sanitizer dan rajin mencuci tangan, serta pastikan suhu tubuh normal di bawah 37,3 derajat celcius.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "5 Wisata Pantai di Likupang, Mana Saja?".

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved